Model wagon terbaru Volvo yang dijual di Amerika, yaitu V60 Cross Country, akan dihentikan produksinya tahun ini. Keputusan tersebut membuat Volvo tidak lagi memiliki model sedan maupun wagon di pasar Amerika mulai tahun depan, menjadikan jajaran produknya di sana hanya terdiri dari model crossover untuk sementara waktu. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa situasi ini mungkin tidak akan berlangsung lama.
Berdasarkan sumber yang disebut telah "mendapat pengarahan tentang diskusi tersebut," Automotive News melaporkan bahwa Volvo sedang mempertimbangkan untuk membawa sedan dan wagon listrik ukuran menengah baru ke pasar Amerika pada tahun 2028. Kedua model tersebut saat ini sedang dikembangkan untuk pasar Eropa, di mana mereka akan menggunakan penamaan khas Volvo seperti seri -60 atau -70 yang telah digunakan selama beberapa dekade terakhir untuk mobil berukuran serupa. Disebutkan juga kemungkinan hadirnya varian Cross Country, yang berpotensi menarik minat konsumen Amerika terhadap wagon dengan gaya crossover, serupa dengan model estate berdesain tinggi dari Audi dan Mercedes-Benz.
Perusahaan Polestar, yang juga dimiliki oleh Geely dan awalnya merupakan divisi performa Volvo, akan keluar dari pasar Amerika setelah model tahun 2027. Volvo secara khusus menargetkan tahun 2028 untuk memperkenalkan sedan dan wagon barunya di ruang pamer, yang berarti kedua model tersebut berpotensi menggantikan posisi pasar yang sebelumnya direncanakan Geely untuk Polestar 2 dan SUV Polestar 4 yang diumumkan pada Februari lalu.
Mengingat kendaraan tersebut dilaporkan sudah dalam tahap pengembangan untuk pasar Eropa, besar kemungkinan proyek ini bukan sekadar upaya untuk membawa kembali produk Polestar ke Amerika. Laporan dari Automotive News menyebutkan bahwa mobil-mobil ini akan dibangun di atas arsitektur Scalable Product Architecture generasi ketiga milik perusahaan, platform yang sama digunakan pada Volvo EX60 saat ini dan Polestar 7 yang akan datang.
Dengan kemungkinan peluncuran pada tahun 2028 yang hanya berjarak sekitar 18 bulan, Volvo diperkirakan akan segera mengambil keputusan apakah sedan dan wagon listrik ini akan benar-benar hadir di pasar Amerika. Jika rencana tersebut terealisasi, Volvo tidak menargetkan penjualan besar; laporan tersebut menyebutkan bahwa proyeksi penjualan gabungan untuk kedua model mobil menengah ini hanya sekitar 10.000 unit per tahun di Amerika Serikat.