TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Terik matahari yang menyengat tak menghalangi langkah Siti Nur Khadijah (13) untuk terus memanjat hingga mencapai puncak dinding pada nomor lead cabang olahraga panjat tebing Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di venue panjat tebing Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya (UPR), Jalan Hendrik Timang, Kamis (16/7/2026).
Dihadapan juri dan pelatih, Siswi yang duduk di kelas VIII SMP Negeri 2 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), itu tampak beberapa kali berhenti sejenak untuk menentukan pijakan terbaik sebelum kembali melanjutkan panjatannya. Di tengah cuaca yang terik, ia akhirnya berhasil mencapai puncak lintasan.
Siti mengaku cuaca menjadi tantangan tersendiri selama bertanding.
"Perasaannya campur aduk. Senang, tapi karena harinya panas, tangan juga terasa panas waktu manjat," katanya kepada Tribunkalteng.com.
Menurut Siti, olahraga panjat tebing bukan hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga konsentrasi dan kemampuan membaca jalur saat berada di dinding.
"Harus berpikir terus. Latihannya juga lumayan keras," ujarnya.
Ia bahkan mengaku sempat takut saat pertama kali mengenal olahraga tersebut.
"Dulu awal-awal manjat saya takut banget. Lama-lama jadi terbiasa manjat di tempat tinggi," katanya.
Siti mulai menekuni olahraga panjat tebing sejak duduk di bangku kelas V sekolah dasar. Awalnya ia hanya mencoba-coba setelah mendapat ajakan dari pihak sekolah.
"Awalnya dari sekolah disuruh siapa yang mau coba olahraga panjat tebing. Saya pengen coba aja, terus malah keterusan," tuturnya.
Sejak itu, ia berlatih bersama komunitas panjat tebing di Pangkalan Bun. Meski pada awalnya latihan hanya dilakukan sekitar sebulan sekali, intensitas latihan kini semakin meningkat untuk menghadapi berbagai kejuaraan.
Mengikuti O2SN tingkat Provinsi Kalimantan Tengah menjadi pengalaman pertamanya tampil di ajang tersebut.
Siti berharap mampu meraih hasil terbaik agar dapat mewakili Kalimantan Tengah pada O2SN tingkat nasional.
Baca juga: Cabor Panjat Tebing Perdana Hadir di O2SN Kalteng, FPTI Soroti Minim Fasilitas Pembinaan Atlet
Baca juga: Disdik Kotim Serahkan Penghargaan kepada Pemenang O2SN dan FLS2N Tingkat SD
"Semua orang pasti pengen juara satu. Saya juga berharap bisa juara dan mewakili Kalimantan Tengah ke tingkat nasional," ujarnya.
Tak hanya itu, atlet berusia 13 tahun tersebut juga memiliki target jangka panjang untuk terus meningkatkan kemampuannya hingga dapat tampil di level internasional.
"Harapannya bisa sampai nasional. Kalau ada kesempatan, saya ingin bertanding di ASEAN Games," katanya.
Bagi Siti, setiap latihan dan perlombaan menjadi langkah untuk mendekatkan dirinya pada cita-cita mengenakan seragam Indonesia di ajang internasional.