TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Kasus asusila menelan korban tiga orang anak di Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Pelakunya tidak lain adalah bapak tirinya FNL, dan kini sudah ditahan di Polsek Peranap.
Terungkapnya kasus ini bermula dari pengakuan para korban kepada salah seorang anggota keluarganya.
Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran menerangkan bahwa perilaku bejat tersebut dilakukan FNL di dalam rumahnya.
"Pengakuan korban, bapak tirinya sering memaksa korban untuk bersetubuh," ujar Misran, Kamis (16/7/2026).
Tidak hanya satu orang, namun tiga orang anak menjadi korban, masing-masing berinisial NL (14), VL (13), dan ML (10).
Akibat perilaku bejat pelaku, korban menjadi trauma dan menceritakan hal tersebut kepada pamannya.
"Setelah mendengar cerita korban, pamannya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Polsek Peranap," ujar Misran.
Setelah menerima laporan, aparat Kepolisian Polsek Peranap langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku.
Penangkapan terhadap pelaku diperintahkan oleh Kapolsek Peranap, Iptu Yopi Ferdian kepada Kanit Reskrim Polsek Peranap, Ipda Ardison Pakpahan.
Baca juga: Kronologi dan Dugaan Pemicu Baku Hantam Dua Kubu Anggota DPRD Riau
Baca juga: Gedung DPRD Riau Memanas, Kubu Iwan Fatah dan Indra Gunawan Eet Baku Hantam
Setelah ditangkap, pelaku dibawa ke Polsek Peranap untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pemaksaan kepada anak tirinya untuk bersetubuh.
Selain mengamankan pelaku, Polisi juga membawa para korban untuk divisum.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berkenaan dengan perkara ini.
"Korban akan mendapatkan pendampingan melalui koordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA red) Kabupaten Indragiri Hulu, Dinas Sosial, serta menjalani pemeriksaan medis atau visum untuk kepentingan pembuktian. Penyidik juga berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum agar proses hukum berjalan sesuai prosedur," jelasnya.
(Tribunpekanbaru.com / Bynton Simanungkalit)