Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Bogor pada pertengahan tahun 2026 mulai menunjukkan dampaknya di sejumlah wilayah.
Salah satu yang terlihat jelas adalah menyusutnya volume air di Cibinong Situ Plaza yang berada di kawasan pusat perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor.
Dari pantauan TribunnewsBogor.com di lokasi, tinggi muka air Situ Plaza mengalami penurunan sekitar 50 sentimeter.
Kondisi tersebut terlihat dari semakin jauhnya permukaan air dari dasar bangunan ikonik bertuliskan 'Cibinong Situ Plaza' yang berada di tengah danau.
Jika pada kondisi normal permukaan air hampir menyentuh bagian bawah bangunan tersebut, kini penurunan debit air terlihat cukup signifikan.
Tiang-tiang pondasi yang sebelumnya terendam air pun mulai tampak jelas di permukaan.
Di samping itu, dasar dari tembok penahan tanah yang ada pinggiran setu pun kini terlihat jelas.
Fenomena ini menjadi salah satu indikator dampak musim kemarau yang tengah berlangsung di Kabupaten Bogor.
Berkurangnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah sumber mata air di berbagai wilayah mengalami penyusutan bahkan mengering.
Sementara itu, berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor periode 10 Juni hingga 15 Juli 2026, kekeringan telah terjadi di 13 kecamatan.
Akibatnya, belasan wilayah tersebut mengalami krisis air bersih dan membutuhkan bantuan distribusi air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, hingga saat ini wilayah Kecamatan Cibinong belum mengalami krisis air bersih.
Ketersediaan air untuk kebutuhan warga masih relatif aman meskipun tanda-tanda kekeringan mulai terlihat dari menyusutnya debit air di Situ Plaza.
Pemerintah daerah bersama BPBD terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan potensi kekeringan yang dapat meluas selama musim kemarau berlangsung.
Distribusi air bersih pun terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bogor ke sejumlah wilayah untuk mencukupi kebutuhan warga.