Misteri Mobil Tua Terparkir di Balik Gang Sempit Bubulak Kota Bogor, Padahal Tak Ada Akses Masuk
Tsaniyah Faidah July 16, 2026 07:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebuah pemukiman padat di wilayah Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor terdapat hal yang membuat para tamu yang berkunjung bingung.

Yaitu soal adanya sebuah mobil yang terparkir di balik gang-gang kecil pemukiman warga.

Karena terpantau Kamis (16/7/2027), tak ada akses satu pun untuk kendaraan roda empat menuju lokasi tersebut.

Yang ada hanya gang-gang sempit yang hanya cukup untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua sepeda motor.

Bahkan kendaraan seperti roda tiga pun cukup sulit jika memasuki gang pemukiman padat ini.

Kondisi gang kecil di pemukiman ini terpantau berkelok-kelok melewati teras-teras rumah warga.

Ditambah pula ada area gang sempit terpantau curam.

Sehingga pengendara motor pun harus ekstra pelan dan hati-hati ketika melewati akses gang di pemukiman tersebut.

Mobil tua seperti Kijang kotak ini terparkir tepat di dekat ujung gang sempit tersebut di area pinggir Sungai Cisadane.

Ujung gang itu terpantau masih menyambung ke jembatan di atas Cisadane, namun jembatan itu juga sempit dan hanya bisa diakses oleh pejalan kaki.

MISTERI MOBIL TUA - Suasana pemukiman padat di wilayah Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor
MISTERI MOBIL TUA - Suasana pemukiman padat di wilayah Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Salah satu warga, Entis, mengaku bahwa orang luar yang datang bertamu banyak yang bingung ketika melihat ada mobil terparkir di balik gang-gang sempit ini.

Bagaimana caranya mobil itu bisa masuk melewati gang-gang sempit yang berkelok jadi pertanyaan.

"Iya orang pada bingung itu ada mobil di sana," kata Entis kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (16/7/2026).

Dia mengatakan, mobil jadul kotak itu milik pamannya yang digunakan untuk mengangkut pasir dan batu dari sungai. 

Namun hanya sebatas mengangkut dari sungai di bawah pemukiman ke atas ke pemukiman pinggir sungai.

Barulah setelah itu, pasir yang diangkut itu sedikit demi sedikit dibawa menggunakan gerobak dorong melewati gang-gang sempit.

"Tadinya kan dia suka banyak pesenan batu, dari sini ke atas kan lumayan. Kalau pasirnya udah di atas mah udah enak lah tinggal ngedorong," katanya 

"Sekaligus hobi dia, belinya juga dulu dari kampung saya di Ciapus," imbuhnya.

Karena hal itu, mobil tersebut dibawa dimasukan ke pemukiman padat pinggir sungai oleh pemiliknya melewati gang sempit dengan cara dibongkar dan digotong.

"Itu dicopot, dicopot semua, itu dicopot kepala-kepalanya, mesinnya," katanya.

"Cuma untuk ngangkut pasir dari sini (sungai) ke atas doang, segitu doang, selanjutnya pakai itu didorong," imbuh Entis.

Dia mengatakan bahwa jika pemukiman padat ini punya akses jalan untuk mobil termasuk jembatannya diperlebar, dia yakin aktivitas warga bakal lebih hidup.

"Kalau jembatan ini bisa masuk mobil enak, aktivitas warga jadi hidup lah," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.