Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Wali Kota Solo Respati Ardi memberikan peringatan terakhir kepada pengelola Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP), setelah dua karyawan meninggal akibat kecelakaan kerja dalam kurun waktu beberapa bulan.
Respati meminta perusahaan segera mengevaluasi dan memperbaiki standar keselamatan kerja agar insiden serupa di kawasan Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah itu tidak kembali terulang.
“Jangan lagi ada kejadian serupa. Ini menjadi pelajaran penting. Ini last warning PT. SCMPP,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).
Peringatan tersebut muncul setelah seorang karyawan PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP), Mohamad Aris, meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026).
Korban mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan selama 11 hari akibat kecelakaan kerja.
Sebelumnya, pada Senin (2/3/2026), kecelakaan kerja juga menewaskan seorang karyawan bernama Edy Saputra.
Saat itu, korban terjatuh ke mesin penggiling sampah dan meninggal di lokasi kejadian.
Respati menegaskan perusahaan harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan sistem keselamatan kerja.
“Saya menyesal dan menegur langsung PT. SCMPP. Turut berbela sungkawa. Semoga tidak ada lagi ke depan. SOP harus dibenerin keamanan harus dijaga,” jelasnya.
Baca juga: Karyawan PSEL Putri Cempo Solo Meninggal Setelah 11 Hari Dirawat Akibat Kecelakaan Kerja
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan evaluasi terhadap pengelolaan PSEL oleh PT SCMPP.
Menurutnya, DLH akan meminta laporan menyeluruh terkait kinerja perusahaan selama semester pertama 2026, termasuk aspek ketenagakerjaan dan keselamatan kerja.
“Kita akan minta laporan menyeluruh selama semester 1 bagaimana kinerja PTLSa secara umum termasuk ketenagakerjaan. Nanti kita lakukan monitoring evaluasi satu semester ini. Tentu dalam kerangka pemenuhan kewajiban sebagaimana perjanjian kerjasamanya seperti apa,” tuturnya.
(*)