TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Chief Operating Officer (COO) PSMS Medan, Samuel Nababan, semakin optimistis tim berjuluk Ayam Kinantan mampu tampil kompetitif pada ajang Piala Presiden Elite 2026 sekaligus mewujudkan target utama promosi ke Liga 1 Indonesia musim depan.
Optimisme tersebut disampaikan Samuel usai menyaksikan langsung laga uji coba PSMS Medan kontra Muspika FC di Stadion Mini Disporasu, Kamis (16/7/2026). Dalam pertandingan itu, PSMS tampil dominan dan meraih kemenangan telak 10-1.
Menurut Samuel, penampilan para pemain menunjukkan perkembangan yang positif selama masa persiapan. Ia menilai tim terus mengalami peningkatan, baik dari segi kondisi fisik, kekompakan, maupun penerapan strategi yang diinginkan pelatih Eko Purdjianto.
Meski demikian, Samuel menegaskan PSMS tidak membebani tim dengan target khusus di ajang Piala Presiden Elite 2026. Turnamen pramusim tersebut lebih dimanfaatkan sebagai sarana mematangkan persiapan sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
"Kami memang tidak menargetkan sesuatu yang khusus di Piala Presiden. Yang terpenting adalah menampilkan permainan terbaik dan memanfaatkan setiap pertandingan untuk mematangkan tim," ujar Samuel kepada Tribun Medan.
Ia mengaku bangga karena PSMS menjadi satu-satunya klub Liga 2 yang mendapat undangan tampil di Piala Presiden Elite 2026. Kesempatan tersebut dinilai sangat berharga karena para pemain dapat mengukur kemampuan dengan menghadapi tim-tim kuat sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Kami mungkin menjadi satu-satunya klub Liga 2 yang diundang mengikuti Piala Presiden. Kesempatan ini tentu membuat persiapan kami semakin matang karena kami bisa menguji kemampuan tim menghadapi lawan-lawan berkualitas," katanya.
Samuel menegaskan, target utama PSMS pada musim ini bukan sekadar promosi ke Liga 1, tetapi juga meraih gelar juara Liga 2.
"Target kami musim ini tidak hanya lolos ke Liga 1, tetapi juga menjadi juara Liga 2. Itu yang sedang kami persiapkan sejak awal," tegasnya.
Terkait peluang di Piala Presiden Elite 2026, Samuel berharap Ayam Kinantan mampu memberikan kejutan dan bersaing dengan tim-tim peserta lainnya.
"Mudah-mudahan kami bisa berbicara banyak di Piala Presiden. Turnamen ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana kesiapan tim sebelum Liga 2 dimulai," ucapnya.
Ia juga mengungkapkan telah berdiskusi dengan jajaran pelatih mengenai program tim setelah Piala Presiden Elite berakhir. Menurutnya, manajemen akan mengevaluasi penampilan tim sebelum menentukan agenda lanjutan, termasuk kemungkinan menggelar training camp sebagai bagian dari persiapan menuju Liga 2.
"Tadi saya juga sudah berdiskusi dengan staf pelatih. Kami akan melihat bagaimana kedalaman skuad saat tampil di Piala Presiden. Setelah turnamen selesai, baru kami evaluasi apakah akan melanjutkan program training camp menuju Liga 2 atau ada program lain. Semua akan disesuaikan dengan kebutuhan tim," pungkasnya.
(cr29/tribun-medan.com)