Cerita Dimas Aditya Akting Perdana Pakai Bahasa Isyarat untuk Film Juminten Edan
Willem Jonata July 16, 2026 09:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aktor Dimas Aditya mendapat tantangan baru saat membintangi film horor Juminten Edan. 

Untuk pertama kalinya sepanjang karier, ia harus mempelajari bahasa isyarat demi mendukung interaksi karakternya dengan Juminten, yang diperankan Meisya Amira.

Dalam film tersebut, Dimas berperan sebagai Manto, suami dari karakter Juminten.

Baca juga: Cerita Anggia Novita Bangkit di Tengah Pemulihan Pasca Stroke, Garap OST Film Juminten Edan

Awalnya, ia mengaku sempat mendapat informasi bahwa karakter Juminten hanya mengalami tuna wicara sehingga dirinya tidak perlu belajar bahasa isyarat.

Namun, keputusan sutradara Dedi Mercy berubah menjelang syuting dimulai, sehingga ia harus belajar bahasa isyarat dalam waktu singkat.

"Pak Dedi awalnya nanya, 'Mas perlu belajar bahasa isyarat enggak?' Terus beliau bilang enggak karena karakter Juminten cuma tuna wicara," beber Dimas Aditya di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

"Tiba-tiba pas last minute berubah, 'Kayaknya kita bikin dia sedikit tunarungu deh, Mas Dimas harus belajar bahasa isyarat' gitu," kata Dimas.

Perubahan mendadak itu membuat Dimas hanya memiliki waktu sekitar tiga hari untuk mempelajari bahasa isyarat.

"Wah, gila sih kalau belajarnya tiga hari saya," ujarnya sambil tertawa.

Meski waktunya sangat singkat, Dimas berusaha memaksimalkan persiapan dengan berlatih langsung sesuai dialog yang ada di naskah.

"Belajarnya dari dialognya," kata Dimas.

"Dari awal kita susun dulu maunya gimana, supaya enggak ada improvisasi mendadak yang bikin susah," tuturnya.

Menariknya, Dimas justru merasa kemampuan bahasa isyaratnya mengalir lebih lancar ketika sudah masuk ke dalam emosi karakter saat proses pengambilan gambar.

"Kadang-kadang spontanitas justru ngebantu di set. Begitu feel emosinya sudah dapat, tiba-tiba lancar dalam bahasa isyarat," ungkapnya.

Ia bahkan mengaku sempat terkejut ketika pelatih bahasa isyarat menyatakan penampilannya sudah sesuai.

"Pas selesai take kita tanya ke coach, 'Aman?' Dia bilang aman. Saya juga enggak tahu kok bisa, mungkin karena emosinya sudah kebangun, jadi bahasa isyaratnya keluar begitu saja," jelasnya.

Dimas menambahkan, proyek ini menjadi pengalaman pertamanya mempelajari bahasa isyarat selama berkarier di dunia akting.

"Ini pertama kali," ucap Dimas.

Film Juminten Edan rencananya akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai tanggal 23 Juli 2026 mendatang.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.