Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Ratusan jamaah menghadiri peringatan 40 hari meninggalnya pendiri RSU Bidadari Group, almarhum H Muhammad Nur Abubakar, di Masjid Ibnu Abubakar, Kompleks RSU Putri Bidadari Aceh, Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (16/7/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung usai Salat Isya itu dihadiri jajaran manajemen, karyawan RSU Putri Bidadari Aceh, para dokter, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum dari berbagai wilayah di Aceh Besar dan Banda Aceh.
Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Tgk Syafril Muad, dilanjutkan zikir dan doa bersama yang dipimpin Tgk Cut Azwar, SH.
Tausiah disampaikan Ustaz Dr Amri Fatmi Anziz, Lc, MA, yang mengingatkan bahwa setiap insan akan kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
“Warisan terbaik yang ditinggalkan bukan hanya harta, melainkan amal jariyah, kepedulian kepada sesama, serta lembaga yang terus memberi manfaat bagi umat,” ucap Ustaz Amri dalam tausiahnya.
Peringatan 40 hari wafat tersebut juga menjadi ajang silaturahmi keluarga besar RSU Putri Bidadari Aceh dengan masyarakat, sekaligus mengenang pengabdian almarhum H Muhammad Nur Abubakar sebagai pendiri RSU Bidadari Group.
H Muhammad Nur Abubakar atau akrab disapa Bang Adek dikenal sebagai pengusaha asal Aceh yang sukses membangun jaringan rumah sakit di Sumatera Utara dan Aceh melalui PT Ade Putri Medikal Nusantara.
Putra Aceh kelahiran Pidie itu merantau ke Medan dan mulai menekuni bidang pelayanan kesehatan pada 2006 dengan mendirikan RSU Bidadari Binjai yang dikenal sebagai rumah sakit swasta pertama di Kota Binjai.
Jaringan layanan kesehatan yang dirintisnya terus berkembang dengan hadirnya RSU Putri Bidadari Langkat pada 2017, RSU Mahkota Bidadari Langkat pada 2020, dan RSU Bidadari Batubara pada 2023.
Dedikasi dan kecintaannya terhadap tanah kelahiran diwujudkan melalui pembangunan RSU Putri Bidadari Aceh yang diresmikan pada 23 Oktober 2025 di Jalan Soekarno Hatta, Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.
Baca juga: RSU Putri Bidadari dan Serambi Indonesia Jalin Kerja Sama, Kampanyekan Edukasi Kesehatan Masyarakat
Rumah sakit tersebut menjadi fasilitas kesehatan kelima yang dibangun PT Ade Putri Medikal Nusantara dan diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan modern bagi masyarakat Aceh.
Selain di bidang kesehatan, almarhum juga aktif mengembangkan pendidikan Islam dengan mendirikan Pondok Pesantren Nuur Ar-Radhiyyah.
Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok pekerja keras, visioner, dan dermawan yang mendedikasikan diri bagi pengembangan layanan kesehatan, pendidikan Islam, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
H Muhammad Nur Abubakar meninggal dunia pada 7 Juni 2026 di Kota Binjai, Sumatera Utara, dalam usia 72 tahun. Ia dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Nuur Ar-Radhiyyah, Jalan Pangkalan Brandan KM 63, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.
Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar RSU Putri Bidadari Aceh berharap semangat pengabdian dan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan almarhum terus dilanjutkan serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.(*)