TRIBUNKALTIM.CO - Penjaga gawang utama Borneo FC sekaligus pilar Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, belakangan ini gencar dikaitkan dengan raksasa ibu kota, Persija Jakarta, pada jendela transfer Super League 2026/2027.
Menariknya, kepastian perpanjangan masa bakti yang telah disodorkan oleh manajemen Borneo FC sebelumnya ternyata sama sekali tidak meredakan desas-desus kepindahan sang penjaga gawang ke pelukan Macan Kemayoran.
Sebelum isu ini berkembang liar, kubu Pesut Etam sebenarnya telah mengamankan tanda tangan Nadeo Argawinata lewat kontrak jangka panjang baru yang berlaku hingga tanggal 30 Juni 2029 mendatang.
Baca juga: Mode Senyap Borneo FC di Bursa Transfer, Dandri: Kami Tim Terakhir Umumkan Pemain Baru
Kendati pagar pembatas kontrak tersebut terbilang sangat kokoh, rumor kepindahan Nadeo menuju Jakarta justru terus berembus kencang dan eskalasinya kian menguat di media sosial.
Namun, jika ingin mewujudkan transfer instan ini, manajemen Persija Jakarta dihadapkan pada konsekuensi logis untuk menebus sisa kontrak sang pemain dari tangan Borneo FC dengan biaya transfer.
Di luar opsi penebusan penuh, skenario alternatif yang paling masuk akal adalah Persija mengajukan proposal peminjaman durasi pendek untuk jasa kiper asal Kediri tersebut.
Spekulasi kepindahan ini kian mendapatkan momentum setelah Nadeo Argawinata kedapatan sudah mulai berbaur dengan lingkaran pertemanan (sirkel) intim para penggawa Persija Jakarta.
Isyarat kuat tersebut terekam jelas lewat unggahan foto di akun Instagram pribadi milik kapten Persija Jakarta yang juga karib Nadeo di skuad Garuda, Rizky Ridho.
Baca juga: Eks Borneo FC Mariano Peralta Merapat ke Persib, Siapa Pemain yang Bakal Ditumbalkan?
Rizky Ridho membagikan momen kebersamaan yang hangat saat dirinya tengah menghabiskan waktu liburan di Pulau Dewata, Bali, selepas merampungkan agenda pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia.
Menariknya, dalam momen santai tersebut, tidak hanya ada sosok Nadeo, melainkan tampak pula kehadiran dua bintang muda milik Persija Jakarta lainnya, yakni Dony Tri Pamungkas dan Rayhan Hannan.
Guna memancing interaksi dan memantik spekulasi di kalangan suporter, Rizky Ridho menuliskan caption singkat yang jenaka pada unggahan fotonya tersebut.
"Ngga di (PREDIKSI)," tulis Rizky Ridho memancing reaksi netizen.
Di luar dinamika rumor di media sosial, kebutuhan taktis Persija Jakarta akan sosok penjaga gawang tangguh di bawah mistar memang tergolong sangat mendesak.
Sektor pertahanan terakhir mereka saat ini tengah lowong menyusul keputusan hengkangnya kiper asing Carlos Eduardo, ditambah dengan faktor usia kiper legendaris Andritany Ardhiyasa yang kian senja.
Baca juga: Rumor Transfer: Borneo FC Dikaitkan dengan Eks Pemain Piala Dunia 2026, Pesut Etam Saingi Klub MLS
Di sisi lain, nama kiper keturunan Indonesia-AS, Cyrus Margono, santer dikabarkan tidak masuk ke dalam skema permainan yang diusung oleh pelatih kepala Persija Jakarta saat ini, Shin Tae-yong.
Guna menambal celah tersebut, tim ibu kota sebenarnya telah merampungkan proses transfer penjaga gawang baru, yaitu Aqil Savik yang didatangkan dari Bhayangkara FC.
Namun, mendaratnya Aqil Savik dirasa belum cukup memuaskan jajaran manajemen, sehingga Persija dilaporkan tetap bernafsu mendatangkan Nadeo Argawinata yang dinilai memiliki profil matang di kompetisi kasta tertinggi.
Ketertarikan agresif Persija Jakarta terhadap sosok kiper berusia 29 tahun ini tentu bukan tanpa dasar yang kuat.
Nadeo Argawinata baru saja menuntaskan musim yang luar biasa dengan menyabet penghargaan individu sebagai penjaga gawang terbaik pada ajang Super League musim 2025/2026.
Baca juga: Rumor Transfer Super League: Eks Bek Asing Borneo FC Christophe Nduwarugira Merapat ke PSS Sleman
Sepanjang bergulirnya kompetisi musim lalu, eks kiper Bali United ini menunjukkan konsistensi performa yang luar biasa dengan catatan statistik sebagai berikut:
Jumlah Penampilan: Bermain penuh dalam 34 pertandingan di kasta tertinggi.
Clean Sheets: Sukses menjaga keperawanan gawangnya tanpa kebobolan dalam 12 laga.
Penyelamatan (Saves): Melakukan aksi penyelamatan krusial sebanyak 126 kali di bawah mistar gawang.
Kebobolan: Hanya kemasukan total 31 gol sepanjang musim kompetisi berlangsung. (*)