TRIBUNKALTARA.COM - Seolah takdir sudah tertulis bagi Argentina dan Inter Milan di panggung Piala Dunia. 28 tahun setelah kemenangan Albiceleste di Prancis 1998, deja vu di Amerika Serikat.
Seorang Kapten Inter Milan yang bermain untuk Timnas Argentina dengan jersei away nomor 22, sukses menjadi mimpi buruk bagi Inggris di Piala Dunia.
Jika pada tahun 1998 silam sosok protagonis itu adalah sang legenda Javier Zanetti, kali ini giliran Lautaro Martinez yang sukses melanjutkan legacy tersebut lewat sebuah momentum krusial yang menentukan, Kamis (16/7/2026).
Sebuah cerita unik beraroma Inter Milan dalam lembaran sejarah, baru saja tercipta.
Lautaro Martinez sukses membawa Argentina kembali menembus partai puncak Piala Dunia 2026, setelah menyingkirkan Inggris di semifinal.
Sebelum laga dramatis ini, gol resmi terakhir Argentina ke gawang Inggris di ajang Piala Dunia tercipta pada tahun 1998 silam.
Kala itu, gol dicetak kapten sekaligus legenda Inter Milan, Javier Zanetti yang turun bertanding mengenakan nomor punggung 22.
28 tahun berselang, sejarah tersebut berulang dengan tingkat kemiripan yang bikin merinding.
Baca juga: 4 Fakta Timnas Inggris Jelang Hadapi Argentina di Semifinal Piala Dunia
Tokoh utamanya adalah Lautaro Martinez, yang juga berstatus Kapten Inter Milan saat ini.
Masuk sebagai pemain pengganti, top skor Liga Italia Serie A musim lalu itu berhasil menjadi pahlawan kemenangan Albiceleste.
Menyambut umpan lambung Lionel Messi di penghujung laga, sundulan Lautaro Martinez sukses membungkam Inggris.
Berkat deja vu tersebut, akun X resmi Inter Milan @Inter_en membagikan momen emosional yang bikin fans Nerazzurri bernostalgia.
"28 years later," tulis akun Inter Milan sembari menunjukkan gambar Javier Zanetti dan Lautaro Martinez, dengan tagar Argentina.
Bahkan, tulisan Tradicion argentina di foto tersebut semakin menegaskan bahwa ada warisan kebanggaan Inter Milan yang terus berlanjut untuk Argentina di Piala Dunia.
Lewat gol krusialnya tersebut, Lautaro Martinez tidak hanya menyingkirkan The Three Lions, tetapi juga menjaga sebuah tradisi sakral Inter Milan di Piala Dunia.
Sejak tahun 1982 hingga saat ini, selalu ada minimal satu pemain Inter Milan yang berhasil tampil di babak final Piala Dunia.
Catatan impresif yang membentang sepanjang 44 tahun ini dipastikan terus berlanjut berkat kontribusi magis Lautaro Martinez bersama Argentina.
Jejak emas ini melengkapi deretan nama besar Nerazzurri yang pernah merasakan atmosfer final Piala Dunia.
Mulai dari Beppe Bergomi, Ronaldo 'Il Fenomeno', playmaker Belanda, Wesley Sneijder.
Kendati tak semuanya mengangkat trofi Piala Dunia, Lautaro Martinez datang dengan ambisi juara back to back
Jika itu berhasil, maka Lautaro Martinez akan mencatatkan namanya di lembaran sejarah baru bagi Inter Milan dan Argentina.
Berikut daftar pemain Inter Milan yang merasakan final Piala Dunia sejak edisi 1982
- 1982: Giuseppe Bergomi, Lele Oriali, dan Alessandro Altobelli (Italia) - Italia juara
- 1986: Karl-Heinz Rummenigge (Jerman Barat) - kalah di final melawan Argentina
- 1990: Jurgen Klinsmann, Andreas Brehme, dan Lotthar Matthaus (Jerman) - Jerman juara
1994: Nicola Berti (Italia) - kalah melawan Brasil
1998: Ronaldo (Brasil) dan Youri Djorkaeff (Prancis) - Prancis juara
2002: Ronaldo (Brasil) - juara
2006: Marco Materazzi (Italia) - juara
2010: Wesley Sneijder (Belanda)- kalah melawan Spanyol
2014: Hugo Campagnaro, Ricky Alvarez, dan Rodirgo Palacio (Argentina) - kalah melawan Jerman
2018: Ivan Perisic dan Marcelo Brozovic (Kroasia) - kalah melawan Prancis
2022: Lautaro Martinez (Argentina) - juara
2026: Lautaro Martinez (Argentina) - ?
(*)
(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)