Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Pengganti Argentina dan Apakah Ia Akan Dihukum?
Rina Kusumawati July 17, 2026 04:03 AM

Jude Bellingham dari tim nasional Inggris terlibat insiden dengan Valentin Barco dari Argentina setelah laga semifinal Piala Dunia berakhir.

Bellingham tampak sangat kecewa saat peluit akhir dibunyikan setelah Inggris kalah 2-1 dari Argentina di semifinal Piala Dunia.

Gelandang Real Madrid itu sebelumnya menjadi pahlawan yang membawa The Three Lions hampir mencapai final pertama mereka sejak tahun 1966, namun Lionel Messi dan rekan-rekannya berhasil menggagalkan harapan tersebut.

Bellingham gagal memberikan pengaruh besar seperti yang ia lakukan saat melawan Meksiko dan Norwegia di babak gugur sebelumnya, dan setelah pertandingan berakhir, terjadi beberapa momen yang kurang menyenangkan di lapangan.

Bellingham terlibat adu argumen dengan pemain pengganti Argentina, Valentin Barco, yang sedang merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya di dekat pemain Inggris tersebut.

Pemain berusia 23 tahun itu kemudian berjalan mendekat dan menghadapi Barco, sebelum menampar bek sayap Argentina tersebut, yang memicu keributan kecil di lapangan.

Belum diketahui apa yang menjadi penyebab insiden itu, namun Barco terlihat berlari ke lapangan untuk merayakan gol penyeimbang menit ke-85 timnya di depan para pemain Inggris.

Tindakan itu jelas memancing emosi beberapa pemain Inggris, dengan John Stones sempat mendorong Barco menjauh. Namun kini muncul kemungkinan bahwa Bellingham bisa menerima hukuman atas tamparannya tersebut.

Bellingham berpotensi menghadapi tindakan disiplin dari komite disiplin FIFA atas perilaku kekerasan, yang bisa berujung pada larangan bermain dan denda. Jika hal itu terjadi, ia akan absen pada laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis pada hari Sabtu – pertandingan yang sudah dianggap kurang penting bagi banyak pihak.

Kekhawatiran lainnya adalah kemungkinan hukuman yang lebih panjang dan berat, yang dapat berdampak pada partisipasinya dalam turnamen-turnamen mendatang.

Namun, FIFA juga bisa menilai insiden tersebut sebagai tindakan kekanak-kanakan, bukan kekerasan, mengingat tamparan tersebut tampak tanpa kekuatan berarti. Jika demikian, Bellingham mungkin tidak akan menerima hukuman apa pun.

Badan sepak bola dunia itu sebelumnya juga dikenal cukup lunak terhadap pemain bintang. Salah satu contohnya adalah keputusan kontroversial untuk menangguhkan hukuman larangan bermain bagi striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah kartu merah yang diterimanya, agar ia tetap dapat tampil pada babak 16 besar melawan Belgia, menyusul intervensi dari Presiden Donald Trump kepada Gianni Infantino.

Cristiano Ronaldo juga pernah mendapatkan pembatalan hukuman agar ia bisa bermain pada dua laga pertama Portugal di Piala Dunia.

Masih harus dilihat bagaimana FIFA akan menilai insiden antara Bellingham dan Barco, namun Inggris tentu berharap tidak ada kabar buruk tambahan setelah malam yang mengecewakan di Atlanta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.