Penjelasan Terbaru Polisi Terkait Penemuan Kerangka Wanita di Sei Beluruh
Salomo Tarigan July 17, 2026 08:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Update terkait penemukan kerangka manusia tanpa identitas di aliran sungai, Dusun I, Desa Sei Beluruh, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, Rabu (15/7/2026) sore.

Berikut keterangan polisi setelah melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara.


Korban, diduga seorang ODGJ yang sudah satu bulan terakhir tidak terlihat berkeliaran di Kecamatan Meranti.


"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat, ada seorang ODGJ yang memiliki kesamaan ciri-ciri dengan kerangka yang ditemukan oleh masyarakat," kata Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, IPDA Supangat, Kamis (16/7/2026).


Lanjutnya, ODGJ tersebut diduga seorang wanita yang sudah tidak terlihat selama satu bulan terakhir.


"Kalau kata warga, dia memang sering berkeliaran disana (TKP). Cuma sebulan ini ga ada pernah lagi terlihat," ujarnya.


Supangat mengaku, pihak keluarga saat ini belum ada menghubungi Polsek Kota Kisaran untuk mengkonfirmasi bahwa kerangka tersebut adalah korban.


"Kami menunggu sampai tiga hari, kalau nanti tidak ada yang mengkonfirmasi, maka akan kami kebumikan," katanya.


Dari lokasi, petugas menemukan alat bukti berupa pakaian dan celana dalam bewarna merah muda, sendal jepit, serta uang tunai Rp 370 ribu.


Petugas kepolisian yang tiba dilokasi langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara dan mengevakuasi kerangka tanpa identitas tersebut ke rumah sakit umum daerah Abdul Manan Simatupang.

"Awalnya kami mendapat laporan dari masyarakat yang melihat ada kerangka manusia. Penemuan ini bermula saat masyarakat tersebut mencium aroma tidak sedap dan akhirnya menemukan kerangka tersebut dialirkan sungai," terang Supangat.


Tim inafis Polres Asahan melakukan identifikasi terhadap kerangka tersebut dan belum bisa menentukan berjenis kelamin apa.


Katanya, kerangka tersebut akan dilakukan otopsi agar mengetahui apa penyebab kematiannya.


"Kami menghimbau, kepada masyarakat yang merasa ada keluarga yang hilang, agar segera melaporkan ke Polsek Kota Kisaran, dengan ciri-ciri pakaian berwarna merah muda, menggunakan kacamata, sendal jepit, dan membawa uang tunai Rp 370 ribu," katanya.


Ia berharap, masyarakat dapat bekerjasama dengan Polri dan segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

(cr2/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.