Menteri PU Dody Hanggodo Viral Lagi, Ogah Salami Bawahan, Dibandingkan dengan Basuki Hadimuljono
ninda iswara July 17, 2026 09:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Nama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Kabinet Prabowo-Gibran periode 2024-2029, Dody Hanggodo, menjadi sorotan publik setelah video dirinya diduga mengabaikan uluran tangan seorang bawahan viral di media sosial.

Peristiwa tersebut memicu beragam reaksi dari warganet dan membuat gaya kepemimpinan Dody mulai dibandingkan dengan mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Di tengah ramainya perbincangan itu, publik kembali mengingat sejumlah kisah sederhana yang melekat pada sosok Basuki selama menjabat sebagai menteri.

Salah satunya pernah diungkapkan oleh mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenai kebiasaan Basuki yang berbeda dari menteri lainnya.

Menurut Sri Mulyani, Basuki merupakan satu-satunya menteri di Kabinet Kerja yang tidak menggunakan aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Akibatnya, komunikasi dengan Basuki dilakukan menggunakan layanan SMS, sementara koordinasi dengan menteri lain cukup melalui WhatsApp.

Baca juga: Rumor Menteri PU Dody Angkat Keponakan jadi Komisaris BUMN, Aisyah Zakiyyah: Entah dari Mana Isu Itu

"Dia (Basuki) satu-satunya menteri yang enggak pakai WA. Jadi masih SMS, kalau yang lain WA," ujar Sri Mulyani yang disambut tawa para menteri lainnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10).

Sementara itu, video yang menyeret nama Dody memperlihatkan dirinya baru turun dari pesawat sebelum menghampiri sejumlah pihak yang telah menunggu kedatangannya.

Dalam prosesi penyambutan tersebut, Dody menerima pengalungan kain dan sempat menyalami perempuan yang memasangkan kain itu di lehernya.

Namun perhatian publik justru tertuju pada momen berikutnya ketika seorang pria mengulurkan tangan untuk bersalaman.

Pria tersebut tampak menunggu respons dari Dody di tengah prosesi penyambutan yang berlangsung.

Dalam rekaman yang beredar, uluran tangan itu terlihat tidak disambut oleh Dody.

Dody kemudian melanjutkan langkahnya tanpa berjabat tangan dengan pria tersebut.

Cuplikan video itu pun dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memancing beragam komentar dari warganet.

Aksi tersebut akhirnya memunculkan perbandingan antara Dody Hanggodo dan Basuki Hadimuljono, terutama terkait sikap keduanya saat berinteraksi dengan bawahan maupun masyarakat.

Video tersebut kemudian memunculkan beragam komentar dari warganet.

Sebagian menilai gestur tersebut sebagai sikap yang kurang lazim.

Banyak netizen yang membandingkan sikap Dody Hanggodo dengan mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

"Jauh sama menteri sebelumnya yg banyak gebrakan dan pelatihan berguna"

"Kembalikan pak Basuki..."

"Beda dgn pak basuki yg lucu dan suka becanda..."

Rekam Jejak Dody Hanggodo

Dody Hanggono adalah Menteri Pekerjaan Umum (PU) di Kabinet Prabowo-Gibran pada 2024-2029. 

Ia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/10/2024) silam.

Sebanyak 48 menteri sudah dilantik pada pagi tadi, dan pada sore Prabowo melantik para wakil menterinya.  

Dari 48 menteri tersebut ada Dody Hanggono yang turut dilantik sebagai Mennteri Pekerjaan Umum (PU). 

Dirinya menggantikan Menteri Basuki alias Pak Bas yang telah berkiprah di Kementerian PUPR selama 10 tahun. 

Dody Hanggono merupakan Kepala Bagian Administrasi Penganggaran, Biro Perencanaan Anggaran dan Kerja Sama Luar Negeri Sekjen PUPR.

Dody Hanggono dilantik oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersamaan dengan 92 pejabat administrator lainnya. 

Dirinya dilantik di lingkungan Kementerian PUPR di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu, 22 September 2021. 

Prosesi pelantikan dilakukan dengan seremonial sederhana yang diwakili beberapa peserta sesuai Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19. 

Sejumlah peserta lainnya mengikuti pelantikan secara virtual dari daerahnya masing-masing. 

Kegiatan itu dihadiri berapa Pejabat Tinggi Madya atau eselon I di Kementerian PUPR, salah satunya Kepala BPIW Rachman Arief Dienaputra.

Baca juga: Isu Mutasi Pegawai & Angkat Keponakan jadi Komisaris BUMN, Menteri PU Sayembara: Gua Kasih Umrah

MENTERI PU - Menteri PU, Dody Hanggodo hanya berterima kasih melihat aksi swadaya masyarakat untuk memperbaiki jalan dan Jembatan di Enang-enang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
MENTERI PU - Menteri PU, Dody Hanggodo hanya berterima kasih melihat aksi swadaya masyarakat untuk memperbaiki jalan dan Jembatan di Enang-enang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. (Tribunnews.com/Fersianus Waku)

Profil Dody Hanggodo 

Berdasarkan informasi dari laman Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), nama Dody Hanggodo terdapat di dalam sebuah dokumen laporan milik PT Pradiksi Gunatama Tbk dan PT Senabangun Anekapertiwi. 

PT Pradiksi Gunatama Tbk merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.

Sementara PT Senabangun Anekapertiwi merupakan perusahaan afiliasi atau entitas anak dari PT Pradiksi Gunatama Tbk. 

Adapun Dody Hanggodo tercatat pernah menjabat sebagai Komisaris PT Pradiksi Gunatama Tbk pada tahun 2017 dan 2018. 

Kemudian sebagai Komisaris PT Senabangun Anekapertiwi pada tahun 2019 dan 2020. Setelah itu Nama Dody Hanggodo sudah tidak ditemukan di dalam susunan dewan komisaris dan direksi kedua perusahaan tersebut.

Apalagi pada Desember 2022 terjadi penggabungan usaha, di mana PT Senabangun Anekapertiwi resmi bergabung ke dalam PT Pradiksi Gunatama Tbk. 

Di sisi lain, Dody Hanggodo diketahui merupakan ayah dari Aushaf Fajr Herdiansyah, seorang Politikus Partai Gerindra sekaligus Calon Wakil Bupati Nganjuk dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk tahun 2024. 

Hal itu tersaji di unggahan akun Instagram Aushaf Fajr Herdiansyah pada Selasa (8/10/2024), di mana ia menyebut sedang menemani sang ayah, Dody Hanggodo menghadiri Ujian Doktor Terbuka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Universitas Airlangga, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

HARTA KEKAYAAN DODY HANGGODO

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 900.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 29.25 m2/29.25 m2 di KAB /KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/45 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. ----

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 63.213.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 610.000.000

F. HARTA LAINNYA Rp. ----

Sub Total Rp. 1.573.213.000

III. HUTANG Rp. 137.600.667

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 1.435.612.333

(TribunTrends/Bangkapos)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.