Puluhan Kendaraan Antri Berjam-Jam di SPBU Masohi Maluku Tengah 
Fandi Wattimena July 17, 2026 09:47 AM

‎Laporan Jurnalis Tribunambon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Puluhan keadaan antri berjam-jam untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Masohi yang berlokasi di Kelurahan Namasina, Kota Masohi, Maluku Tengah.

‎Pantauan Tribunambon.com di lokasi, Rabu, (16/7/2026) pagi, antrean kendaraan roda dua dan roda empat memanjang hingga ke badan jalan. 

‎Kendaraan yang antri didominasi kendaraan roda empat yang merupakan angkutan komersil milik pribadi.

‎Pengendara terpaksa menunggu hingga 2-3 jam untuk mendapatkan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar.

‎Salah seorang pengendara, Ahmad, mengaku sudah mengantri sejak pukul 07.00 WIT. 

Baca juga: Resmikan Groundbreaking Blok Masela, Presiden Prabowo: Maaf Tadinya Saya Ingin Hadir Langsung

Baca juga: Prakiraan Cuaca Ambon 17 Juli 2026: Semua Kecamatan Cerah, Kelembapan Tinggi Capai 30°C

‎"Ini sudah 2 jam lebih antri. Katanya stok Pertalite menipis dan terkendala di pengisian stok BBM," ujarnya.

‎Hal senada disampaikan Rina, pengendara roda dua. Ia terpaksa antre karena kehabisan BBM di tengah aktivitas. 

‎"Kalau begini terus kami yang dirugikan. Kerjaan jadi terhambat," katanya.

‎Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada aktivitas masyarakat dan distribusi barang di Kota Masohi. Warga berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah segera mencari solusi agar antrean panjang tidak terus terjadi.

‎Belakangan diketahui, harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi di Indonesia kembali mengalami penyesuaian pada pertengahan 2026. 

‎Kenaikan paling mencolok terjadi pada produk BBM jenis bensin RON 92.

‎Berdasarkan data terbaru Juni 2026, harga Pertamax RON 92 milik Pertamina kini dijual Rp16.250 per liter. Sementara itu, kompetitornya BP 92 dibanderol lebih tinggi, yakni Rp16.670 per liter. Selisihnya mencapai Rp420 per liter.

‎Untuk produk bensin dengan oktan lebih tinggi, Pertamax Turbo RON 98 dijual Rp20.750 per liter, Pertamax Green 95 di harga Rp17.000 per liter, dan BP Ultimate Rp17.240 per liter.

‎Di segmen solar, harga Dexlite tercatat Rp23.000 per liter, Pertamina Dex Rp24.800 per liter, BP Ultimate Diesel Rp25.060 per liter, dan Shell V-Power Diesel Rp24.490 per liter. Sementara VIVO menjual Diesel Primus paling tinggi di Rp30.890 per liter.

‎Adapun harga BBM subsidi masih tetap. Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.