Cegah Kebakaran TPA Cipayung, DLHK Kota Depok Lakukan Patroli 24 Jam hingga Penyiraman Rutin
Irwan Wahyu Kintoko July 17, 2026 10:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) baru untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. 

Langkah preventif ini diambil setelah kawasan penampungan sampah tersebut mengalami kebakaran pada Kamis (18/7/2026) malam.

​Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengatakan, pihaknya kini memperketat pengawasan di area TPA, salah satunya dengan memberlakukan patroli selama 24 jam. 

Menurutnya, sistem patroli ini terbukti efektif dalam meminimalkan dampak kebakaran yang terjadi sebelumnya.

Baca juga: Padamkan Kebakaran di TPA Cipayung, Damkar Kota Depok Cegah Perambatan Api ke Gunungan Sampah Utama

​"Kami melakukan patroli 24 jam, kebakaran kemarin bisa cepat padam karena ada patroli 24 jam sehingga titik api bisa langsung terdeteksi," kata Reni.

​Selain patroli berkala, DLHK Kota Depok juga menerapkan larangan keras merokok di seluruh area TPA. 

Aturan ini wajib dipatuhi semua pihak yang beraktivitas di lokasi, mulai pengelola, sopir truk pengangkut sampah, hingga masyarakat.

​Langkah pencegahan lainnya yang menjadi prioritas adalah penyiraman area TPA secara berkala. 

Baca juga: Kebakaran Hebat TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, Pendinginan Berlanjut hingga Pagi

Rencana penyiraman rutin tersebut awalnya dalam tahap koordinasi tertulis dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok. 

Namun, adanya insiden kebakaran Kamis malam membuat kebijakan ini langsung dieksekusi tanpa penundaan.

"Kami minta Damkar melakukan penyiraman dua kali sehari," kata Reni.

Sebagai bagian dari strategi penanganan jangka panjang dan preventif, DLHK Depok juga membenahi tata kelola pembuangan gas metan dan air lindi yang dihasilkan oleh tumpukan sampah. 

Baca juga: Kebakaran TPA Cipayung Kota Depok Berhasil Dipadamkan, Penyebab Masih Diselidiki Petugas

Gas metan yang mudah terbakar kini dialirkan melalui pipa-pipa khusus.

​"Untuk gas metan, kami buatkan tabung-tabung (pipa) pembuangan, dan untuk air lixat (lindi) sekarang sudah dibuang ke lokasi pembuangan khusus," ucap Reni.

​Melalui kombinasi pemantauan rutin, pengelolaan limbah yang aman, serta penerapan sanksi tegas di area TPA, DLHK Kota Depok berharap potensi bahaya kebakaran di TPA Cipayung dapat ditekan sekecil mungkin. (m38)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.