TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau pada periode Januari hingga Juni 2026 mencapai 15.477,9 hektare.
Luasan ini meningkat jauh dari tahun lalu dengan periode yang sama, yang mana tahun lalu hanya 907,8 Ha
Disampaikan Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, Jumat (17/7/2026), dari hasil perhitungan luasan Karhutla Provinsi Riau analisa citra satelit oleh Kemenhut, BRIN dan KemenLH, posisi pertama daerah dengan karhutla terluas adalah Bengkalis.
"Tentunya ini bukan hanya masalah angka, namun perlu menjadi perhatian dan pembelajaran penting agar semua bahu membahu untuk terus mencegah karhutla dan merespons sedini mungkin apabila terjadi karhutla di wilayahnya," jelas Ferdian.
Baca juga: Karhutla Riau Capai 15.477,9 Hektare hingga Juni 2026, Bengkalis Paling Tinggi-Disusul Pelalawan
- Bengkalis 8.239,5 Ha
- Pelalawan 4.582,0 Ha
- Indragiri Hilir 956,8 Ha
- Dumai 607,1 Ha
- Rokan Hilir 289,6 Ha
- Siak 281,1 Ha
- Kepulauan Meranti 199,3 Ha
- Kuantan Singingi 103,1 Ha
- Kampar 90,1 Ha
- Indragiri Hulu 80,7 Ha
- Rokan Hulu 40,5 Ha
- Pekanbaru 8,4 Ha
Sementara itu, pada pagi ini, Manggala Agni Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera melaksanakan pemadaman di tiga lokasi.
Yaitu di Bagan Punak, Bangko, Rohil, diturunkan 1 regu Manggala Agni Daops Dumai.
Selanjutnya di Pematang Pudu, Mandau Bengkalis, diturunkan 3 regu, dengan rinciannya 1 regu dari Dumai, 1 regu dari Pekanbaru dan 1 regu dari Siak)
Selanjutnya pemadaman di Sontang, Rokan Hulu. "Kami masih mencoba akses menuju TKP, 1 regu MA Pekanbaru sudah standby di pondok kerja mencari akses menuju TKP," tambah Ferdian.
(Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky)