Dalam 5 Hari, 2 Kecelakaan Beruntun Terjadi Akibat Rem Truk Blong di Jembatan Sei Sibam Kampar
Firmauli Sihaloho July 17, 2026 12:19 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Dua kecelakaan beruntun terjadi dalam lima hari di sekitar Jembatan Sei Sibam Jalan Garuda Sakti. Kecelakaan memakan korban jiwa.

Lokasi kejadian berada di wilayah Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung. Ruas jalan provinsi di perbatasan Kampar dengan Pekanbaru. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunpekanbaru.com, kecelakaan pertama terjadi pada Sabtu pagi (11/7/2026). Lima hari kemudian, kembali terjadi pada Kamis (16/7/2026).

Kecelakaan yang pertama melibatkan delapan kendaraan sekaligus. Terdiri dari truk Fuso, truk mini, empat mobil minibus, dan dua sepeda motor.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Kasat Lantas Polres) Kampar, AKP. Wulan Afdhalia Ramdhani belum memberi penjelasan tentang kronologinya hingga Jumat pagi (17/6/2026). Tribunpekanbaru.com telah mengajukan pertanyaan sejak Kamis sore (16/7/2026)..

Nelson, seorang warga Desa Karya Indah, mengatakan kecelakaan bermula saat truk bergerak dari arah Pekanbaru. Truk memasuki jalan mendaki setelah jembatan.

Baca juga: Bengkalis Teratas, Ini Data Luasan Karhutla di Riau Januari Hingga Juni 2026

Baca juga: Parisman Ihwan Minta Maaf atas Kericuhan di DPRD Riau, Sebut Bentrokan di Luar Prediksi

Truk berjalan beriringan karena arus lalu lintas padat merayap. "Truk nggak sanggup menanjak dan remnya blong," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (17/7/2026).

Truk seketika mundur. Lalu menghantam empat kendaraan di belakangnya. Beruntung pengemudi berhasil menyelamatkan diri. Tak ada korban jiwa, namun ada korban luka-luka.

Kecelakaan beruntun kembali terjadi pada Kamis siang (16/7/2026). Kecelakaan maut menewaskan seorang pengendara sepeda motor setelah tubuh dan kendaraannya 'ditelan' kolong truk bagian depan. 

Kasat Lantas Polres Kampar, AKP. Wulan Afdhalia Ramdhani mengatakan, kecelakaan melibatkan truk jenis Hino, mobil pikap dobel kabin Mitsubishi Triton dan sepeda motor Yamaha Mio.

Kecelakaan dipicu oleh truk yang bergerak dari arah Petapahan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar menuju Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru (kawasan Panam).

"Saat jalan penurunan, tiba-tiba rem mobil truk Hino tersebut diduga blong," ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis sore. 

Menurut dia, truk itu kemudian menabrak sepeda motor dan mobil dobel kabin di depannya. Akibatnya, pengendara sepeda motor mengalami luka berat.

"Pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara)," katanya. 

Korban bernama Julham Effendi, berusia 34 tahun. Jasad dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.

Ia menyatakan, kecelakaan diduga disebabkan oleh kelalaian pengemudi truk. "Berdasarkan bekas pada TKP dan keterangan saksi, dugaan penyebab adalah kelalaian dari pengemudi mobil truk Hino," katanya. (Fernando Sihombing)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.