Juara Piala Dunia 2026 Berhadiah Eksklusif, FIFA Siapkan Cincin Khusus Mirip Tradisi MPL Indonesia
Muhammad Nursina Rasyidin July 17, 2026 12:20 PM

TRIBUNNEWS.COM – Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina tak hanya memperebutkan trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

FIFA juga telah menyiapkan hadiah spesial berupa cincin juara eksklusif yang akan diberikan kepada tim pemenang, sebuah tradisi baru yang mengingatkan pada budaya pemberian championship ring di olahraga Amerika Serikat.

Laga final akan berlangsung di Stadion New York New Jersey pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB, dengan Spanyol dan Argentina sama-sama mengincar sejarah.

Argentina berpeluang mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih di Qatar 2022, sedangkan Spanyol memburu trofi Piala Dunia kedua setelah sukses pada edisi 2010.

Selain trofi Jules Rimet modern yang akan diangkat sang juara, FIFA kini memperkenalkan penghargaan tambahan berupa cincin juara edisi terbatas.

Sebanyak 2.026 cincin diproduksi sebagai penghormatan terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Dari jumlah tersebut, 30 cincin akan diberikan kepada skuad dan staf tim juara, sedangkan 1.996 cincin lainnya dipasarkan kepada para penggemar di seluruh dunia sebagai Produk Resmi Berlisensi FIFA.

Setiap cincin dibuat secara eksklusif dengan nomor seri individual sehingga tidak ada dua cincin yang memiliki identitas yang sama.

Pada salah satu sisi cincin terpampang trofi Piala Dunia, sedangkan sisi lainnya akan dikustomisasi sesuai identitas negara yang keluar sebagai juara.

Tak hanya itu, ukuran cincin juga akan disesuaikan dengan penerimanya dan dilengkapi sertifikat keaslian.

BOLA RAKSASA PIALA DUNIA - Giant ball atau bola raksasa dipajang di lobi Hotel Aryaduta Makassar, Jalan Somba Opu, Makassar, Sulsel, Selasa (7/7/2026). Bola raksasa ini dihadirkan Aryaduta Makassar menyemarakkan Piala Dunia 2026.
BOLA RAKSASA PIALA DUNIA - Giant ball atau bola raksasa dipajang di lobi Hotel Aryaduta Makassar, Jalan Somba Opu, Makassar, Sulsel, Selasa (7/7/2026). Bola raksasa ini dihadirkan Aryaduta Makassar menyemarakkan Piala Dunia 2026. (Tribunnews.com/Tribun Timur/ Muh Abdiwan)

Duel Argentina vs Spanyol bukan hanya menjadi laga yang telah lama dinantikan para pencinta sepak bola dunia, tetapi juga oleh football enthusiast Bayu Ajianto.

Jauh sebelum partai final digelar, Bayu sudah memprediksi bahwa Argentina dan Spanyol akan bertemu di partai puncak Piala Dunia 2026.

"Saya justru lebih berharap Argentina bertemu Spanyol di final." kata Bayu dalam podcast Tribunnews bertajuk "SUPER TAKTIK: Semifinal Berdarah Piala Dunia 2026: Argentina Dikepung Trio Raksasa Eropa" di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Kenapa? Bukan karena Spanyol lebih lemah, tetapi karena mereka mungkin menjadi tim dengan permainan paling lengkap saat ini. Namun, jika melihat gaya bermain, saya menilai Argentina punya peluang lebih besar untuk mengimbangi Spanyol," tambah Bayu.

Baca juga: Slavko Vincic Jadi Wasit Argentina vs Spanyol, Pernah Pimpin Kekalahan Terakhir Messi di Piala Dunia

Kapten dan Pelatih Terima Cincin setelah Final

FIFA juga telah menyiapkan prosesi khusus setelah pertandingan berakhir.

Kapten tim dan pelatih kepala negara pemenang akan menerima cincin sementara di lapangan sebagai simbol kemenangan.

Selanjutnya, seluruh 30 cincin resmi akan dipersonalisasi terlebih dahulu sebelum diserahkan kembali kepada para pemain dan staf pada acara khusus di kemudian hari.

Dengan demikian, setiap anggota tim juara akan memiliki cincin yang benar-benar dibuat sesuai ukuran jarinya sebagai kenang-kenangan seumur hidup.

Mirip Tradisi di MPL Indonesia

Menariknya, konsep cincin juara tersebut langsung mengingatkan publik Indonesia pada tradisi MPL Indonesia.

Setiap tim yang berhasil menjadi juara MPL Indonesia juga menerima championship ring sebagai simbol keberhasilan mereka menjuarai kompetisi Mobile Legends paling bergengsi di Tanah Air.

Salah satu pemain yang paling identik dengan koleksi cincin juara adalah Sanz dari ONIC.

Pemain Mobile Legends bernama Gilang bahkan telah mengoleksi tujuh cincin MPL Indonesia, masing-masing dengan desain berbeda sesuai musim ketika ONIC berhasil menjadi juara.

ONIC Sanz saat pamer cincin juara MPL Indonesia
CINCIN JUARA MPL - ONIC Sanz saat pamer cincin juara MPL Indonesia.

Karena itu, desain cincin juara Piala Dunia 2026 dinilai memiliki konsep yang sangat mirip dengan tradisi yang sudah lebih dulu populer di esports, khususnya MPL Indonesia.

Kini, tinggal menunggu siapa yang berhak mengenakan cincin juara pertama dalam sejarah Piala Dunia.

Apakah Spanyol yang meraih gelar dunia keduanya, atau Argentina yang sukses mempertahankan mahkota juara sekaligus mencetak sejarah sebagai tim pertama sejak Brasil yang mampu menjuarai dua Piala Dunia secara beruntun.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.