TRIBUNJABAR.ID - Gelandang baru Persib Bandung, Gakuto Notsuda, antusias menjadi satu tim dengan dua mantan rivalnya di Liga Thailand, Gabriel Mutombo dan Sandy Walsh.
Gakuto Notsuda, Gabriel Mutombo, dan Sandy Walsh adalah tiga pemain jebolan tim elit Liga Thailand yang direkrut Persib Bandung pada musim ini.
Musim lalu, Gakuto Notsuda menjadi pilar penting bagi BG Pathum United. Sementara, Gabriel Mutombo membela Ratchaburi FC dan Sandy Walsh berseragam Buriram United.
Ketiga tim tersebut menempati jajaran atas Thai League 2025/2026, dengan Buriram United sebagai juara, Ratchaburi FC di peringkat ketiga, dan BG Pathum United di posisi keempat.
Kini, ketiga pemain tersebut berada dalam satu tim, Persib Bandung, di bawah asuhan Igor Tolic.
Gakuto Notsuda mengatakan, ia mengetahui betul kualitas dari dua mantan rivalnya tersebut saat berlaga di Liga Thailand.
"Saya mengetahui kualitas Gabriel Mutombo dan Sandy Walsh, karena kami saling bertemu di pertandingan," tutur Gakuto Notsuda, dikutip dari tayangan YouTube PERSIB, Kamis (16/7/2026).
Baca juga: Update Daftar Pemain Persib Bandung Terbaru setelah "Hatur Nuhun" Frans Putros
"Mereka pemain berkualitas, pemain yang sangat bagus," sambung pemain asal Jepang tersebut.
Kini, pemain yang memilih nomor punggung 17 di Persib Bandung tersebut antusias untuk menyambut musim baru bersama dua mantan rivalnya tersebut.
"Sekarang saya menjadi rekan satu tim bersama mereka, saya sangat antusias," kata pemain kelahiran Hiroshima, 6 Juni 1994 itu.
"Sangat baik menjadi rekan satu tim dengan orang yang pernah menjadi lawan dahulu. Ini perasaan yang baik," sambungnya.
Adapun, Gakuto Notsuda menjadi rekrutan asal Jepang pertama Persib Bandung dalam sembilan tahun terakhir.
Pemain asal Jepang yang terakhir kali membela Persib Bandung adalah Shohei Matsunaga pada 2017. Sebelumnya, ada pula Satoshi Otomo (2009-2010) dan Kenji Adachihara (2013).
Gakuto Notsuda menandatangani kontrak kerja sama berdurasi satu tahun.
Sebagai informasi, Gakuto Notsuda merupakan pemain jebolan Sanfrecce Hiroshima.
Ia membela Sanfrecce Hiroshima selama 13 tahun lamanya, mulai dari 2011 sampai dengan 2024.
Selama itu pula, Gakuto Notsuda sempat menjalani masa peminjaman ke berbagai klub seperti Albirex Niigata (2016), Shimizu S-Pulse (2017), Vegaltha Sendai (2017), hingga Ventroret Kofu (2021).
Terakhir, ia membela BG Pathum United sejak 2024 hingga 2026.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, Gakuto Notsuda melakoni 70 pertandingan dengan torehan lima gol dan 14 asis di seluruh kompetisi bersama BG Pathum United.
Di mata pelatih Persib Bandung Igor Tolic, Gakuto Notsuda bukan sekadar gelandang biasa.
Pemain kelahiran Hiroshima, Jepang, pada 6 Juni 1994 ini adalah kombinasi antara pekerja keras dan pemikir taktik yang andal di lapangan.
Igor mengungkapkan bahwa Gakuto Notsuda memiliki atribut pertahanan modern yang sangat ia butuhkan, terutama dalam menerapkan skema pressing ketat sejak di area pertahanan lawan.
"Dia adalah pemain yang bisa membantu dalam segala jenis pressing," ujar Igor setelah memimpin latihan skuad Pangeran Biru di lapangan pendamping Stadion GBLA, Kota Bandung.
Baca juga: Pamit dari Persib, Frans Putros Berharap Kembali ke Bandung Suatu Hari Nanti
"Jadi jika kami ingin bertahan di area atas lapangan, dia juga bagus dalam membaca permainan, menginisiasi tim untuk melakukan pressing," sambungnya.
Kemampuan Notsuda dalam membaca aliran bola lawan membuatnya menjadi komandan yang tepat untuk memicu tekanan tinggi, sebuah taktik yang tampaknya akan menjadi andalan Persib Bandung musim ini.
Selain tangguh saat bertahan, Gakuto Notsuda memiliki kelebihan luar biasa dalam fase transisi positif (bertahan ke menyerang).
Igor Tolic memuji visi bermain Gakuto Notsuda yang tidak bertele-tele dalam mengalirkan bola ke lini depan.
Kelebihan utama Gakuto Notsuda adalah efisiensi. Ia tidak butuh banyak menahan bola yang bisa memperlambat tempo serangan.
"Jadi ini adalah kualitas utamanya, yaitu ketika dia membutuhkan satu atau dua sentuhan untuk mengalirkan bola ke lini depan," tutur Igor Tolic.
Lebih dari itu, Gakuto Notsuda juga dikenal sebagai gelandang dinamis yang rajin menjemput bola sekaligus memberikan tusukan dari lini kedua.
"Khususnya dalam transisi, dia cepat, dia juga bisa maju memberikan dukungan."
"Jadi dia adalah pria yang seperti menerima bola dari lini belakang, satu sentuhan ke pemain sayap atau ke pemain nomor sembilan (striker), dan kemudian dia akan datang memberikan dukungan. Kualitas utamanya adalah ini," kata pelatih asal Kroasia tersebut secara mendetail.
Pengalaman panjang Gakuto Notsuda di kasta tertinggi sepak bola Jepang (J1 League) serta caps internasionalnya bersama Timnas Jepang menjadi garansi kematangan bermainnya.
Bagi Igor Tolic, pemahaman taktik Notsuda berada di level tertinggi.
"Notsuda memahami sepak bola dengan sangat baik. Dia tahu strukturnya, dia tahu sistemnya."
"Lama dia bermain untuk Tim Nasional Jepang, jadi saya rasa dia adalah pemain dengan kualitas yang sangat, sangat baik," ucap Igor penuh keyakinan.
(Tribunjabar.id/Rheina, Lutfi Ahmad Mauludin)