TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjadi perbincangan publik setelah memberikan respons tak biasa terhadap isu yang menyeret namanya dengan Komisaris PT PP (Persero) Tbk, Aisyah Zakiyyah.
Dody viral usai menantang siapa pun untuk membuktikan tudingan bahwa komisaris muda tersebut merupakan keponakannya.
Sebagai bentuk keseriusannya membantah rumor tersebut, ia bahkan menjanjikan hadiah berupa paket umrah gratis sekeluarga bagi pihak yang mampu menunjukkan bukti yang sah.
Pernyataan itu disampaikan Dody sebagai respons atas kabar yang ramai beredar di media sosial dan memicu spekulasi mengenai dugaan hubungan keluarga di balik penunjukan Aisyah Zakiyyah sebagai komisaris.
Aisyah juga memberikan tanggapan senada dengan menantang pihak yang menyebarkan isu tersebut agar dapat membuktikan klaim yang dilontarkan.
Meski sama-sama membantah melalui tantangan pembuktian, baik Dody maupun Aisyah tidak secara eksplisit menguraikan hubungan keluarga mereka, melainkan menegaskan bahwa tudingan tersebut harus didasarkan pada bukti.
Sikap Dody yang menawarkan hadiah umrah pun langsung menarik perhatian publik dan memicu beragam respons di media sosial.
Di tengah polemik yang berkembang, sosok Dody Hanggodo kembali menjadi sorotan, mulai dari latar belakang pendidikan, perjalanan karier, hingga rekam jejaknya sebelum menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum.
Dody merupakan lulusan Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang melanjutkan pendidikan magister di Amerika Serikat dan memiliki pengalaman panjang di dunia korporasi sebelum masuk ke pemerintahan.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025, Menteri PU Dody Hanggodo tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp73,65 miliar setelah dikurangi utang, menjadikannya salah satu pejabat dengan aset yang cukup besar di Kabinet.
Baca juga: DPRD Jateng Kaget Website Pemprov Jateng Dibobol Teknisi Ponsel, Desak Audit Total Sistem Keamanan
Seperti diketahui, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, membantah keras kabar yang menyebutkan bahwa Aisyah Zakiyyah Komisaris muda PT PP (Persero) Tbk adalah keponakannya.
Untuk menegaskan bantahannya, Dody membuka sayembara bagi siapa saja yang bisa membuktikan kebenaran rumor tersebut dengan menjanjikan hadiah umrah gratis sekeluarga.
"Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umroh gratis, kalau dia beragama Islam," kata Dody, dilansir dari Kompas.com.
Aisyah Zakiyyah juga memberikan respons serupa ketika ditanya mengenai dugaan hubungan keluarganya dengan Dody.
Ia ikut mengajukan tantangan pembuktian dengan hadiah umrah gratis.
Meski demikian, baik Dody maupun Aisyah tidak secara eksplisit menyatakan apakah mereka memiliki hubungan keluarga atau tidak.
Keduanya hanya menegaskan tantangan kepada siapa pun yang dapat membuktikan tudingan tersebut.
Dody Hanggodo lahir di Mojokerto, Jawa Timur pada tahun 1966.
Ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan berhasil menyandang gelar insinyur teknik perminyakan pada 1989.
Setelah itu, Dody melanjutkan pendidikannya ke Amerika Serikat untuk memperdalam keahliannya.
Pada 1992, ia meraih gelar Master of Petroleum Engineering dari The University of Tulsa di Oklahoma, Amerika Serikat.
Selepas kuliah, ia kemudian berkarier di beberapa perusahaan. Misalnya saja di perusahaan milik konglomerat batu bara asal Kalimantan, Haji Isam.
Bekerja di Perusahaan Haji Isam Dilihat dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Dody tercatat pernah menduduki posisi penting di sektor perkebunan kelapa sawit milik Haji Isam.
Dody Hanggodo diketahui sempat menjabat sebagai Komisaris PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) pada periode 2017–2018.
PGUN adalah perusahaan yang saat ini dikelola oleh anak Haji Isam, Liana Saputri yang juga jadi komisaris di perusahaan sawit tersebut.
Perkebunan kelapa sawit milik PGUN banyak tersebar di Kalimantan Timur, salah satu yang terbesar berada di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser.
Selain itu, Dody juga pernah menjadi Komisaris di PT Senabangun Anekapertiwi (2019–2020), sebuah perusahaan yang sahamnya juga masih terafiliasi dengan Haji Isam.
Namanya juga dikaitkan dengan Colestar Resources Ltd, perusahaan cangkang yang bertindak sebagai perantara ekspor batu bara dari Jhonlin Group.
Dody Hanggodo diketahui merupakan ayah dari Aushaf Fajr Herdiansyah, seorang Politikus Partai Gerindra yang sempat maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk tahun 2024.
Merujuk pada laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara per tanggal 10 Maret 2026/ Periodik -2025, Menteri PU Doddy Hanggodo tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp73,6 Miliar.
Total ini barengi dengan hutang yang cukup besar yakni mencapai Rp9,7 Miliar.
Berikut rincian selengkapnya.
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 40.750.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 375 m2/375 m2 di KAB / KOTA KOTA SURABAYA , HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 343 m2/220 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 25.000.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 122 m2/122 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 6.000.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 107 m2/107 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 4.000.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 900 m2/1 m2 di KAB / KOTA KOTA PASURUAN , HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 460 m2/1 m2 di KAB / KOTA KOTA PASURUAN , HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 6.495.000.000
1. MOBIL, HONDA HBRVDG215LPRECVT Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 320.000.000
2. MOBIL, VOLVO XC90P4 HP 2.0L 4X4 A/T Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000
3. MOBIL, SUZUKI APV FE GX Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
4. MOBIL, LEXUS RZ 450E LUXURY 4X4 A/T Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 1.767.000.000
5. MOBIL, LEXUS LM 350H 7-SEATER A/T Tahun 2025, HASIL SENDIRI Rp. 2.208.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 1.100.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. 4.848.990.000
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 20.718.693.178
F. HARTA LAINNYA Rp. 9.500.000.000 Sub Total Rp. 83.412.683.178
III. HUTANG Rp. 9.762.841.179
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 73.649.841.999
(TribunNewsmaker.com/TribunSumsel)