TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan Prancis dan Inggris belum selesai meski gagal melangkah ke partai final Piala Dunia 2026, keduanya akan berduel di Stadion Miami dalam mode penebusan untuk tempat ketiga pada Minggu (19/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Prancis dan Inggris mengincar hadiah hiburan. Begitu juga dengan Kylian Mbappe, Jude Bellingham, dan Harry Kane karena masih memiliki kesempatan untuk meraih sepatu emas Piala Dunia, alias gelar top skorer.
Prancis sudah tampil sebanyak tiga kali di perebutan tempat ketiga, dan laga pekan ini melawan Inggris akan menjadi yang keempat dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Dari pertandingan tersebut, Les Bleus sukses memenangkan dua pertandingan, dan satu hasil lainnya berakhir kalah.
Kemenangan itu terjadi pada Piala Dunia 1958 saat menghadapi Jerman Barat yang berakhir dengan skor mencolok 6-3. Prancis pun mendapat medali perunggu Piala Dunia.
Lalu pada Piala Dunia 1986 yang menang dramatis melalui perpanjangan waktu atas Belgia dengan skor 4-2.
Kekalahan Prancis terjadi di tahun 1982 saat mereka harus mengakui keunggulan Polandia 2-3.
Sementara Inggris tak pernah beruntung ketiga mencoba merebut medali perunggu.
Dari dua kesempatan yang terjadi di tahun 1990 dan 2018, Inggris selalu apes, yakni kalah 1-2 dari Italia dan 0-2 dari Belgia.
Hasil itu adalah pencapaian terbaik skuad The Three Lions setelah juara di tahun 1966.
Secara head to head, Inggris dan Prancis telah berhadapan sebanyak 32 kali, dan tiga di antaranya terjadi di Piala Dunia.
Inggris memenangkan laga fase grup atas Prancis pada Piala Dunia 1966 saat bertindak sebagai tuan rumah dengan skor 2-0 berkat brace Roger Hunt.
Lalu pada edisi 1982 di babak yang sama dengan kemenangan 3-1 berkat dua gol Bryan Robson dan satu sentuhan dari Paul Mariner.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di perempat final Piala Dunia 2022 Qatar. Kala itu Prancis menang 2-1 lewat gol Tchouameni dan Giroud, sementara satu gol Inggris dicetak Harry Kane.
Mbappe kini sudah mencetak delapan gol dan tiga assist, sama dengan jumlah gol Lionel Messi.
Namun, kapten Argentina tersebut berada di urutan teratas karena memiliki jumlah satu assist lebih banyak dari Mbappe.
Sementara Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama mengoleksi enam gol dengan satu assist.
Football enthusiast sekaligus analis sepak bola Hamid Anwar menilai persaingan perebutan gelar top skor tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya peluang atau jumlah tembakan yang dilepaskan seorang pemain.
"Pemenang top skor tidak akan ditentukan oleh intensitas tembakan saja, tetapi bergantung pada kemampuan pemain membaca ruang dan efektivitas saat melakukan penyelesaian akhir," kata Hamid Anwar, sosok di balik akun Instagram @analiskampungsebelah tersebut dalam podcast Super Taktik Tribunnews di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
FIFA memiliki aturan khusus apabila terdapat dua atau lebih pemain yang mengoleksi jumlah gol yang sama.
Urutan penentuan pemenang Golden Boot adalah sebagai berikut:
(Tribunnews.com/Sina)