Pendiri SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Kini Menjabat Wabup, Kisahnya Diungkap di MPLS
Petrus Bolly Lamak July 17, 2026 01:38 PM

 

TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, di Aula sekolah, Jumat (17/7/2026).

Turut hadir MPLS Wakil Bupati (Wabup) Sorong Sutejo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sorong Adri Timban, Kepala Kampung Kerukunan Kabupaten Sorong Ashar, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sorong.

Baca juga: 396 Siswa Baru Ikuti MPLS Ramah di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, TKJ Jadi Jurusan Favorit

Dalam sesi pembekalan, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sorong Adri Timban menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan kepada ratusan peserta didik baru. 

Suasana semakin hidup ketika ia mengajak para siswa mengikuti kuis interaktif menguji pengetahuan mereka tentang sejarah sekolah.

Salah satu pertanyaan diberikan adalah mengenai siapa kepala sekolah pertama SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong. 

Para siswa tampak antusias mengacungkan tangan dan berlomba-lomba menjawab hingga akhirnya salah seorang peserta berhasil memberikan jawaban benar yakni Sutejo, yang kini menjabat sebagai Wabup Sorong.

Kesempatan itu pun dimanfaatkan Sutejo untuk mengenang perjalanan awal berdirinya sekolah yang pernah dipimpinnya.

Ia membenarkan bahwa dirinya merupakan kepala sekolah pertama sekaligus salah satu pendiri SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong.

"Harapan kami, sejak memasuki jenjang SMK, para siswa sudah dibekali pemahaman tentang pentingnya hidup rukun dan menghargai perbedaan," ujarnya.

Baca juga: Palang Dibuka, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong Siap Jaga Stabilitas Bahan Pokok

Ia merasa bangga melihat perkembangan sekolah yang pernah dipimpinnya selama kurang lebih satu dekade.

"Alhamdulillah, hingga hari ini SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong terus berkembang, semakin maju, dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sorong," katanya.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Sorong Siap Bangun 4 Kampung Nelayan Merah Putih

Sutejo menjelaskan, dirinya mengabdi sebagai kepala sekolah selama sekitar 10 tahun, sebelum kemudian dipercaya menjadi pengawas SMK hingga akhirnya mengemban amanah sebagai wabup.

Menurutnya, pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan vokasi. 

Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong Gelar Pelatihan Anyaman Noken For Moi Day

Karena itu, pengenalan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, serta moderasi beragama sejak awal masa pendidikan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda berkarakter.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi menanamkan nilai-nilai persatuan, toleransi, disiplin, serta semangat kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Baca juga: Disdukcapil Kabupaten Sorong Sasar 39.931 Warga untuk Perekaman KTP Elektronik

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, menghargai keberagaman, serta siap menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, dan Indonesia. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.