Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan telah menyalurkan 69.950 liter air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan pasokan air selama periode Maret hingga pertengahan Juli 2026.
Baca juga: Tim SAR Temukan Jasad Nelayan Tenggelam di Pulau Rimau, Berjarak 2 Meter dari Lokasi Hilang
Kepala Bidang Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, distribusi air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan air.
"Selama Maret sampai pertengahan Juli 2026, Damkarmat telah menyalurkan hampir 70 ribu liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun mendukung berbagai kegiatan di desa," kata Rully, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, penyaluran dilakukan menggunakan armada mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos, yakni Pos Kalianda, Jati Agung, Tanjung Bintang, Palas, hingga Katibung.
Berdasarkan rekap Damkarmat, wilayah Kecamatan Kalianda menjadi lokasi dengan frekuensi distribusi paling banyak selama periode tersebut. Sejumlah titik di Kalianda yang menerima bantuan air bersih di antaranya Perum Korpri, Perum Seandanan 8, kawasan depan Kantor BNN Wai Lubuk, Perumahan Hartono, serta Perumahan Ragom Mufakat.
Distribusi air bersih juga dilakukan di sejumlah wilayah lain, seperti Jati Agung, Tanjung Bintang, Sidomulyo, Palas, Katibung, hingga kawasan Merak Belantung.
Pendistribusian dimulai pada 7 Maret 2026 dengan pengiriman 4.000 liter air bersih ke wilayah Jati Agung. Selanjutnya, distribusi terus dilakukan secara bertahap hingga pertengahan Juli 2026 dengan total mencapai 69.950 liter.
Pada Juli 2026, Damkarmat kembali menyalurkan bantuan air bersih ke beberapa lokasi, termasuk kawasan Pantai Rio dan Sinar Laut, serta Lapangan Desa Sukaraja, Kecamatan Palas untuk mendukung kegiatan masyarakat.
Rully menjelaskan, selain membantu warga yang mengalami kekurangan pasokan air, distribusi tersebut juga dilakukan untuk mendukung kegiatan sosial dan pelayanan publik di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Ia memastikan Damkarmat akan terus merespons permintaan masyarakat apabila terjadi kekurangan air bersih, khususnya saat musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami keterbatasan pasokan air.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )