Respon Dedie Rachim Usai Remaja Viral Kejar Waria, Soroti Cara Perlakuan: Takutnya Melanggar Hukum
Vivi Febrianti July 17, 2026 03:04 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyoroti cara sekelompok remaja yang viral di medsos membubarkan waria atau bencong.

Aksi sekelompok remaja itu dilakukan di kawasan Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, dan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Kata Dedie Rachim, cara yang dilakukan remaja itu sifatnya terlalu menghakimi.

Dedie Rachim beranggapan cara yang dilakukan itu ditakutkan melanggar hukum.

"Tetapi kalau itu menghakimi, saya pikir itu takutnya melanggar hukum, hati-hati aja," kata Dedie Rachim kepada TribunnewsBogor.com di Balai Kota Bogor, Jumat (17/7/2026).

Dedie Rachim menyarankan, cara yang harus dilakukan bisa menggunakan pembinaan.

"Caranya kan harusnya mungkin pembinaan dari masyarakat, dari para Pemuka agama, pendidiakn, keluarga, semuanya berperan kok. Mungkin mereka juga tidak kepingin jadi bencong, cuma mungkin kan kita tidak gerti," ucapnya.

Pemkot sendiri sudah mempunya regulasi Perda P4S atau pencegahan dan penanggulangan perilaku penyimpangan seksual.

Perda ini diterbitkan untuk menjamin kesehatan mental dan sosial masyarakat serta melindungi anak-anak.

Regulasi ditujukan untuk mengantisipasi fenomena seperti Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayah Kota Bogor.

"Kita sudah punya Perda, tapi perku kita ajukan ke Kanwil Kumham di Provinsi, belum ada cantolan di atasnya. Sehingga tertunda. Dengan adanya Perpres ini mudah mudahan ini bisa jadi langkah kita bagaimana nanti dipedomani sebagai, ketentuan baku pelaksanaan di daerah," ujarnya.

Sementara itu, Viral di media sosial (medsos) sekelompok remaja mengejar kaum waria atau bencong di sejumlah wilayah Kota Bogor.

Dalam video yang dilihat dari akun @bogorbersihlgbt, aksi ini dilakukan pada malam hari.

Di beberapa potongan video, waria itu berlari saat dikejar kelompok ini dan berlokasi di belakang lapak PKL buah.

Kelompok remaja ini juga membawa botol berisikan air kencing.

"Kita bawa air kencing," teriak remaja itu dari motornya.

Dalam potongan video lain juga terlihat, sempat terjadi adu mulut antara waria dengan remaja di tengah jalan.

Waria sampai membawa peti bekas buah dan aksinya ini terus direkam.

Satpol PP Kota Bogor sudah memonitor aksi viral ini.

Aksi viral ini dilakukan di wilayah Bubulak serta Pasar Anyar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kasatpol PP Kota Bogor Pupung W Purnama mengatakan, pihaknya nanti akan melakukan penyisiran razia.

"Kita akan nanti melakukan giat monitoring atau razia bersama-sama dengan Polres dan Dinsos juga. Jadi, ini untuk menyikapi kejadian viral kemarin di medsos. Rencananya kapan nanti kita bahas dulu," kata Pupung kepada TribunnewsBogor.com di Balai Kota Bogor, Jumat (17/7/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.