TRIBUNKALTARA.COM - Berikut informasi gempa terkini di Indonesia pada Jumat, 17 Juli 2026, guncang Cilacap, Jawa Tengah, cek titik koordinat via BMKG.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melaporkan terjadi gempa bumi di Kota Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, yang pusatnya berada di laut Selatan.
Informasi gempa hari ini yang mengguncang laut Selatan, Cilacap, disampaikan BMKG via Twitter resmi @infoBMKG.
BMKG menyatakan pusat gempa terkini 2 menit yang lalu berkekuatan M 2.6 di Tenggara Kota Cilacap, Jateng, dengan kedalaman 6 km.
Waktu terjadinya gempa Cilacap pada pukul 12:42 WIB.
Lokasi gempa berada di koordinat : 8.50LS, 108.79B atau 89 km Barat Daya Kota Cilacap, tepatnya di laut Selatan.
Belum diketahui dampak gempa terkini Cilacap, namun potensi gempa susulan masih bisa terjadi.
Baca juga: Gempa Terkini Kedalaman 5 Km di Cilacap Jawa Tengah, Cek Info Lengkap BMKG
Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI dan dampaknya yang dapat dipelajari.
I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
II MMI
Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI
Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.
Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
V MMI
Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.
Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Semua orang di rumah keluar.
Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.
Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.
Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.
Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.
Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.
Jembatan rusak, terjadi lembah.
Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.
Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
(*)
(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)