Renungan Harian Katolik Jumat 17 Juli 2026, Allah Menghendaki Belas Kasih, Bukan Sekadar Ritual
Oby Lewanmeru July 17, 2026 04:19 PM

Oleh : RP John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Josef Freinademetz
STM Nenuk Atambua -Timor

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Katolik Jumat Pekan Biasa, Jumat 17 Juli 2026 dari RP John Lewar SVD berjudul Allah Menghendaki Belas Kasih, Bukan Sekadar Ritual.

Renungan Harian Katolik  merujuk pada Bacaan Yesaya 38:1-6.21-22.7-8; - Mazmur: Yesaya 38:10-12a.16  
- Injil: Matius 12:1-8

Kisah Nyata
Seorang ibu tua setiap hari Minggu selalu datang ke gereja.  
Suatu pagi, ia melihat seorang pengendara motor terjatuh dan terluka. Ia berhenti, menolong, memanggil ambulans, dan menemani korban hingga keluarganya datang. Akibatnya, ia terlambat mengikuti Misa.

Sesampainya di rumah, ia berkata:  
“_Hari ini saya tidak sempat mengikuti Misa sampai selesai. Tetapi saya percaya Tuhan hadir ketika saya memilih mengasihi sesama yang sedang menderita._”

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 17 Juli 2026, Hidup Dalam Roh Cinta kasih: Menjunjung Kemanusiaan

Perkataan sederhana itu mengingatkan kita bahwa ibadah yang sejati tidak hanya dilakukan di dalam gereja, tetapi juga diwujudkan melalui kasih kepada sesama.

Renungan

Dalam Injil hari ini (Matius 12:1-8), orang-orang Farisi menegur murid-murid Yesus karena memetik bulir gandum pada hari Sabat. Bagi mereka, aturan agama lebih penting daripada kebutuhan manusia.

Yesus menanggapi mereka dengan mengingatkan bahwa Allah menghendaki belas kasih, bukan persembahan. Hari Sabat diberikan untuk kebaikan manusia, bukan untuk membebani manusia. Karena itu, melakukan kebaikan, menolong orang lain, dan menunjukkan kasih tidak pernah bertentangan dengan kehendak Allah.

Bacaan pertama juga menunjukkan kasih Allah kepada Raja Hizkia. Ketika Hizkia sakit keras dan berdoa dengan penuh iman, Tuhan mendengar doanya dan memperpanjang umurnya. Allah adalah Bapa yang mendengarkan tangisan anak-anak-Nya dan selalu berbelaskasih.

Renungan hari ini mengajak kita untuk memeriksa diri. Jangan sampai kita rajin menjalankan ibadah, tetapi menutup hati terhadap orang yang membutuhkan pertolongan. Nilai ibadah kita akan semakin sempurna bila diwujudkan dalam tindakan kasih, pengampunan, kepedulian, dan pelayanan kepada sesama.


Belas kasih adalah wajah Allah yang harus tampak dalam hidup setiap orang beriman


Injil: Matius 12:1-8

1 Pada suatu hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya mulai memetik bulir gandum dan memakannya.  
2 Melihat itu, orang-orang Farisi berkata kepada-Nya, “Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat.”  
3 Tetapi Yesus menjawab mereka, “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar? Bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?  
4 Atau tidakkah kamu baca dalam Kitab Taurat bahwa pada hari Sabat imam-imam melanggar hukum Sabat di Bait Allah, namun tidak bersalah?  
5 Aku berkata kepadamu: Yang di sini lebih besar daripada Bait Allah.  
6 Jika memang kamu mengerti arti firman ini: ‘Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan’, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.  
7 Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”


_Demikianlah Sabda Tuhan._  
_Syukur kepada Allah.

Refleksi

- Apakah saya lebih sibuk menjalankan aturan daripada mengasihi sesama?
- Sudahkah saya menghadirkan belas kasih Tuhan kepada orang-orang di sekitar saya?
- Siapa yang hari ini membutuhkan perhatian, doa, atau pertolongan saya?

Doa
Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk tidak hanya menjadi orang yang taat menjalankan ibadah, tetapi juga memiliki hati yang penuh belas kasih.

Bukalah mataku agar mampu melihat kebutuhan sesama dan berani menolong mereka dengan tulus. Jadikanlah hidupku tanda kasih-Mu bagi dunia. Amin.

Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.