BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mencatat sebanyak 2.917 murid baru masuk kelas I sekolah dasar pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Di balik angka tersebut, terdapat dua sekolah dasar yang hingga kini belum memperoleh satu pun siswa baru, yakni SDN 3 Mandingin dan SDN 4 Murung B.
Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik HST, Badaruddin, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian pihaknya. Meski demikian, penyebab nihilnya siswa baru di kedua sekolah berbeda.
"Jumlah murid baru SD Tahun Pelajaran 2026/2027 yang kami terima sebanyak 2.917 murid," ujarnya, jumat, (17/07/2026).
Menurut Badaruddin, untuk mengatasi minimnya peserta didik, pihak sekolah diminta aktif melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat.
Baca juga: Tak Dapat Murid Baru, SDN 3 Mandingin HST Fokus Dampingi Anak Berkebutuhan Khusus
Baca juga: Heboh Pria di Guntung Manggis Banjarbaru Tercebur dalam Sumur, Korban Ditemukan Meninggal Dunia
"Solusinya kami persilakan pihak sekolah melakukan pendekatan secara door to door ke rumah warga di sekitar sekolah agar anak-anak yang memenuhi usia sekolah bisa didaftarkan ke SD tersebut," katanya.
Khusus SDN 4 Murung B, Badaruddin menjelaskan tidak adanya murid baru disebabkan memang tidak terdapat anak usia sekolah di lingkungan terdekat.
"Di RT 01 memang tidak ada anak yang berusia sekolah. Sudah diadakan rapat dengan orang tua, tetapi memang anak usia sekolahnya tidak ada," jelasnya.
Selain itu, keberadaan taman kanak-kanak (TK) di Desa Murung B yang lokasinya lebih dekat dengan SDN 1 Murung B dan SDN 2 Murung B juga membuat calon siswa cenderung melanjutkan pendidikan ke dua sekolah tersebut dibandingkan ke SDN 4 Murung B.
Sementara itu, SDN 3 Mandingin juga tercatat belum memiliki murid baru pada tahun ajaran ini. Disdik HST menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi tersebut bersama pihak sekolah untuk mencari solusi agar keberlangsungan proses belajar mengajar tetap terjaga.
Secara keseluruhan, terdapat 253 sekolah dasar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang menyelenggarakan pendidikan pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Disdik HST akan menjadikan kondisi sekolah yang minim atau tanpa peserta didik baru sebagai bahan evaluasi pemerataan layanan pendidikan di daerah.
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)