POS-KUPANG.COM, KUPANG- Perebutan tempat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 akan saling berhadapan Prancis kontra Inggris yang akan digelar pada Minggu (19/7/2026).
Jelang laga ini fans Prancis di Kota Kupang, Provinsi NTT Elfrid Veisal Saneh memprediksi tim mana yang akan meraih tempat ketiga antara Prancis vs Inggris nanti.
Elfrid menyebut partai Prancis vs Inggris merupakan final sebelum final yang sesungguhnya. Peluang Prancis masih sangat terbuka, bahkan sedikit di atas Inggris kalau lihat konteksnya.
Ia menyebut alasan Prancis bisa mengambil perunggu ada motivasi balas dendam turnamen. Prancis datang sebagai finalis 2 edisi terakhir.
Gagal di semifinal itu pukulan mental, tapi skuad Les Bleus terbiasa main di laga perebutan ketiga dengan intensitas tinggi. Inggris justru yang sering drop mental setelah gagal di semifinal era Southgate dan sekarang Tuchel.
Rotasi Prancis Lebih Seimbang
Prancis masih punya rotasi yang lebih seimbang. Mbappe, Griezmann, Tchouameni, Saliba semua masih fit di fase akhir, dan Prancis cetak 3-1 lawan Senegal di fase gugur sebelumnya menunjukkan daya dobrak tetap ada.
Faktor taktik. Inggris di bawah Thomas Tuchel main lebih pragmatis dan solid, tapi kurang kreatif saat harus bongkar low block.
Prancis punya kecepatan sayap yang jadi masalah buat bek Inggris yang agak lambat. Kalau Didier Deschamps berani main terbuka seperti lawan Maroko di semifinal, Prancis bisa curi gol cepat.
Terkait tantangan terbesar Prancis, aktivis Yayasan CIS Timor Indonesia menilai laga tempat ketiga itu 90 persen soal mental. Siapa yang lebih cepat move on dari kekalahan semifinal, dia yang menang.
Inggris bukan Inggris dulu. Inggris menang 4-2 lawan Kroasia di fase grup dengan sangat meyakinkan. Mereka punya Harry Kane, Bellingham, Saka yang semua dalam top form.
Melihat dari heead to head cukup ketat dimaa 3 pertemuan terakhir selalu selisih 1 gol. Inggris unggul fisik di duel udara.
"Menurut prediksi saya peluang Prancis 52 persen - Inggris 48 persen untuk menang di 90 menit. Gol di 30 menit pertama. Siapa cetak duluan, kemungkinan besar kunci medali perunggu," pungkasnya.
Peluang Mbappe Koleksi Gol
Untuk diketahui seperti dilansir dari laman FIFA, pertandingan ke-103 di Piala Dunia FIFA 2026 menyajikan perjumpaan antara Prancis dan Inggris di laga perebutan tempat ketiga, mengincar hadiah hiburan usai menelan kekalahan di babak semi final masing-masing.
Laga ini juga menjadi kesempatan terakhir bagi Kylian Mbappe untuk menambah pundi-pundi delapan golnya sekaligus menyalip Lionel Messi guna memenangi Sepatu Emas adidas.
Sementara itu, Harry Kane dan Jude Bellingham - yang masing-masing mengoleksi enam gol - juga masih bisa mempertaruhkan peluang mereka untuk meraih penghargaan tersebut.
Dengan kehadiran Mbappe dalam performa ganas yang selalu menjadi ciri khasnya setiap kali Piala Dunia bergulir, Prancis mengawali turnamen dengan sangat gemilang.
Mereka melaju lewat kemenangan impresif 3-1 atas Senegal di laga pembuka, disusul kemenangan dominan 3-0 atas Irak, sebelum memuncaki Grup I berkat kemenangan telak 4-1 atas Norwegia.
Prancis tampil sama kejamnya di fase gugur, menorehkan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Swedia sebelum mengatasi perlawanan sengit dari Paraguay dan kemudian Maroko untuk menembus babak empat besar.
Skuad asuhan Didier Deschamps ini memiliki harapan tinggi untuk mencapai final ketiga mereka secara beruntun dan mengulangi kejayaan edisi 2018, namun Spanyol berkehendak lain dan memenangi laga semi final di Dallas dengan skor 2-0.
Sementara itu, Inggris memiliki perjalanan yang lebih berliku di sepanjang turnamen ini. The Three Lions tampil perkasa lewat kemenangan 4-2 atas Kroasia di laga perdana, kemudian dipaksa kembali membumi dengan hasil imbang tanpa gol melawan Ghana, tetapi tetap sukses memuncaki Grup L berkat kemenangan atas Panama.
Mereka sempat dibuat kerepotan oleh RD Kongo di Babak 32 Besar sebelum brace inspiratif Kane di babak kedua meloloskan mereka.
Kemudian, datanglah kemenangan 3-2 yang memukau atas tuan rumah bersama, Meksiko, di Babak 16 Besar, serta satu kemenangan comeback lainnya atas Norwegia melalui babak perpanjangan waktu di perempat final.
Musuh bebuyutan, Argentina, menanti di semi final, dan kali ini giliran Inggris yang harus berada di pihak yang kalah akibat sebuah aksi comeback yang dramatis.
Pertemuan Sebelumnya di Piala Dunia
Inggris dan Prancis telah berhadapan sebanyak 32 kali, dan tiga di antaranya terjadi di ajang Piala Dunia. Inggris memenangi laga fase grup pada edisi 1966 dengan skor 2-0 berkat brace dari Roger Hunt.
Mereka kembali keluar sebagai pemenang pada fase grup pertama edisi 1982, menutup laga dengan kemenangan 3-1 berkat dua gol dari Bryan Robson dan satu gol dari Paul Mariner.
Pertemuan terakhir mereka terjadi di babak perempat final pada turnamen edisi 2022 di Qatar. Kala itu, Prancis menang 2-1, di mana gol Aurelien Tchouameni dan Olivier Giroud mengapit satu gol balasan dari titik putih oleh Kane, yang kemudian gagal mengeksekusi penalti keduanya pada akhir pertandingan.(*)