Mahasiswa UNG Gorontalo Masuk Program Bergengsi Kementerian Kebudayaan, Belajar Bersama Maestro Seni
Tita Rumondor July 17, 2026 05:03 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mengukir prestasi di kancah nasional melalui ajang bergengsi di bidang seni dan budaya.

Muhammad Najmi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik), Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) UNG, terpilih mengikuti Program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2026 yang digelar Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. 

Program tersebut bertujuan mencetak generasi muda yang berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan warisan seni budaya Nusantara.

Lolosnya Muhammad Najmi menjadikannya salah satu peserta terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia yang berkesempatan belajar langsung dari maestro-maestro seni dan budaya Tanah Air. 

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama sebulan, yakni mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026, di Jakarta.

Program Belajar Bersama Maestro menjadi wadah pembelajaran yang mempertemukan generasi muda dengan para seniman senior untuk mewariskan pengetahuan, keterampilan, filosofi berkesenian, hingga nilai-nilai budaya yang telah mereka tekuni selama bertahun-tahun.

Baca juga: UNG Tambah Dosen Bergelar Doktor, Disertasi Dr. Yuniar Hadirkan Solusi Cegah Depresi Mahasiswa

Selama mengikuti kegiatan tersebut, peserta akan memperoleh pengalaman praktik secara langsung sekaligus memahami proses kreatif, metode berkarya, dan karakteristik yang dimiliki masing-masing maestro dalam menghasilkan karya seni.

Keberhasilan Muhammad Najmi tidak diraih dengan mudah. 

Ia harus melewati tahapan seleksi yang ketat bersama peserta dari berbagai daerah. 

Penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan berkesenian, tetapi juga pada dedikasi serta kepedulian peserta dalam mengembangkan dan mempertahankan kekayaan budaya Indonesia.

Bagi Muhammad Najmi, kesempatan mengikuti BBM 2026 menjadi pengalaman berharga yang melengkapi proses pembelajaran selama kuliah. 

Melalui bimbingan langsung dari para maestro, ia diharapkan dapat memperdalam teknik berkesenian, memperkaya perspektif budaya, serta mengembangkan kreativitas dalam upaya melestarikan seni tradisional Indonesia.

Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNG, Prof. Dra. Nonny Basalama, M.A., Ph.D., memberikan apresiasi atas capaian tersebut. 

Ia menilai keberhasilan Muhammad Najmi mencerminkan kualitas mahasiswa FSB UNG yang memiliki kemampuan, inovasi, serta daya saing untuk berkompetisi dan meraih prestasi dalam berbagai program nasional di bidang seni dan budaya.

"Program Belajar Bersama Maestro merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para maestro seni Indonesia. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan berkesenian, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai generasi pelestari budaya bangsa," ungkap Prof. Nonny.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh Muhammad Najmi selama mengikuti program dapat ditransformasikan kepada mahasiswa lainnya, sehingga mampu memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak prestasi di bidang seni dan budaya.

Sementara itu, Rektor UNG melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menilai keberhasilan tersebut semakin menegaskan kualitas mahasiswa UNG yang mampu bersaing pada program-program nasional bergengsi.

Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam Program Belajar Bersama Maestro sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Gorontalo dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni dan budaya Indonesia.

"Ilmu dan pengalaman yang diperoleh Muhammad Najmi selama mengikuti program, diharapkan dapat ditransformasikan kepada mahasiswa lainnya, sehingga mampu memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak prestasi di bidang seni dan budaya,” harap Amir. (***/UNG)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.