TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polres Bantul menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas saat Tradisi Bekakak atau Saparan Bekakak yang diselenggarakan oleh masyarakat Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (17/7/2026) pukul 13.00-18.00 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, tradisi saparan Bebakak biasanya menyedot animo masyarakat yang cukup besar.
Kondisi itu bisa berdampak terhadap volume kendaraan, terutama mulai dari Simpang Empat Dongkelan menuju Ringroad Barat.
"Tradisi Bekakak merupakan agenda budaya yang setiap tahun menarik perhatian masyarakat. Untuk itu, kami melakukan rekayasa lalu lintas agar aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan tetap aman, tertib, dan lancar," ucap Rita.
Untuk mencegah kemacetan panjang, jajaran Polres Bantul menyiapkan rekayasa lalu lintas.
"Kami berharap pengguna jalan dapat mengikuti petunjuk petugas di lapangan maupun rambu-rambu sementara yang telah dipasang sehingga arus lalu lintas tetap lancar," tutur Rita.
Baca juga: Nyaman Bersama Mandiri, Langkah Bank Mandiri Menjaga Kenyamanan Nasabah
Adapun rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan berupa pengalihan arus di dua titik utama yakni Simpang Empat Dongkelan dan Simpang Empat Tamantirto.
"Kendaraan dari arah Ringroad Selatan yang melintas di Simpang Empat Dongkelan akan dialihkan menuju Jalan Bantul dan Pojok Beteng Kulon," ucap dia.
Sementara itu, kendaraan yang tiba di Simpang Empat Tamantirto akan diarahkan menuju Jalan Bibis dan Jalan Gatak.
Selain itu, masyarakat yang hendak melintas di kawasan Ringroad Barat diimbau memanfaatkan jalur alternatif melalui Jalan Bibis maupun Jalan Bugisan guna menghindari kepadatan selama kegiatan berlangsung.
Polres Bantul juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan Tradisi Bekakak.
"Mari bersama-sama kita wujudkan tertib berlalu lintas sebagai budaya bersama. Keselamatan adalah yang utama. Patuhi arahan petugas di lapangan dan utamakan etika berkendara demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan," tandasnya.(nei)