Viral, Driver Ojol Kehilangan Motor saat Ambil Paket, Tangan sampai Gemetar: Alat Cari Nafkah
Januar July 17, 2026 07:14 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Aksi pencurian sepeda motor memang meresahkan, dan membuat susah.

Itu seperti yang baru saja terjadi, dan menimpa seorang driver ojol.

Dilansir dari Tribunnews, seorang driver ojek online di Tangerang kehilangan sepeda motornya saat mengambil paket, membuatnya viral karena menangis lantaran alat mencari nafkah raib.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video yang diunggah Indra melalui akun Instagram pribadinya, @indraarka_88, viral di media sosial.

Dalam video itu, Indra tampak menangis dan syok setelah mengetahui sepeda motornya telah raib.

"Minta tolong kabari saya kalau ada yang melihat motor saya. Pagi tadi dicuri di daerah GLC Tangerang saat saya mau ambil paket," tulis Indra dalam unggahannya.

Baca juga: Tampang Maling Motor Asal Bangkalan yang Beraksi di Gresik, Pelaku Gunakan Modus Pinjam ke Korban


Kronologi Kejadian 

Nasib malang dialami Indra (35), seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Tangerang, Banten Sepeda motor yang menjadi alat utama mencari nafkah hilang dicuri saat dirinya mengambil paket di kawasan Jalan Sipon, Green Lake City (GLC), Kecamatan Cipondoh, pada Rabu (15/7/2026) pagi.

Indra menceritakan, pagi itu ia menerima pesanan untuk mengambil paket di sebuah gudang di kawasan Jalan Sipon. Ia mengikuti petunjuk aplikasi navigasi hingga tiba di bagian belakang gudang.

Namun, akses menuju lokasi hanya berupa gang sempit yang tidak bisa dilalui sepeda motor. Karena itu, ia memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan dan berjalan kaki menuju lokasi pengambilan paket.

Belakangan, ia baru mengetahui bahwa sebenarnya terdapat akses yang lebih lebar di bagian depan gudang.

"Saya cuma mengikuti petunjuk dari aplikasi. Saya tidak tahu kalau ada jalan yang lebih besar di depan," ujarnya saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

Jarak dari lokasi parkir menuju gudang hanya sekitar dua menit berjalan kaki. Namun, sebelum mengambil paket, Indra menyadari kunci motornya tidak berada di saku celananya seperti biasa.

Ia kemudian bergegas kembali ke lokasi parkir untuk memastikan apakah kunci tersebut tertinggal. Saat tiba di lokasi, motor Honda BeAT Deluxe tahun 2021 berwarna silver dengan nomor polisi B 6020 JBI miliknya sudah tidak ada.

"Saya balik lagi ke tempat parkir, ternyata motornya sudah tidak ada," tuturnya.


Laporan Polisi Sempat Terkendala

Indra mengaku telah melaporkan pencurian tersebut ke pihak kepolisian. Namun, proses pelaporan sempat terkendala karena ia tidak memiliki Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

"BPKB-nya enggak ada, cuma ada STNK. Motor Honda Beat Deluxe 2021 warna silver, platnya B 6020 JBI," ujar dia.

Ia menjelaskan, beberapa tahun lalu membeli motor tersebut dari seorang teman yang sedang membutuhkan uang. Karena ingin membantu temannya, ia tetap membeli kendaraan itu meski tidak menerima dokumen kendaraan secara lengkap.

Meski demikian, menurut Indra, pihak kepolisian tetap berupaya membantu pencarian motornya dan memintanya menunggu perkembangan dalam beberapa hari ke depan.

Masih Syok Belum Bisa Bekerja

Kehilangan kendaraan yang menjadi alat utama mencari nafkah membuat Indra terpukul. Hingga sehari setelah kejadian, ia mengaku masih belum mampu kembali bekerja.

Bahkan, telepon genggam yang digunakannya untuk menerima pesanan sempat terjatuh dan rusak akibat kepanikan.

"Sampai hari ini saya masih gemetar. HP saya juga sampai jatuh kemarin dan rusak," ujarnya.

Bagi Indra, kehilangan motor bukan sekadar kehilangan kendaraan, melainkan hilangnya sumber penghasilan untuk menghidupi keluarganya.

Pria asal Kalimantan itu merantau ke Tangerang dan kini tinggal di sebuah rumah kontrakan bersama ibu serta anaknya. Sementara itu, istrinya telah meninggal dunia.

Meski hidup dalam keterbatasan, Indra mengaku tetap bersyukur masih dapat merawat keluarganya.

"Alhamdulillah merawat mereka jadi rezeki untuk saya," ujar dia.


Terima Bantuan dari Warganet

Setelah kisahnya viral di media sosial, sejumlah warganet mulai menghubungi Indra untuk memberikan bantuan.

Ia mengaku telah menerima donasi sebesar Rp550.000 dari seseorang yang mengetahui kisahnya melalui media sosial. Namun, bantuan tersebut belum digunakannya.

Selain bantuan dari masyarakat, Indra juga mendapat kabar bahwa pihak Grab pusat berencana menemuinya. Meski demikian, ia belum mengetahui maksud dari pertemuan tersebut.

Di tengah situasi yang dihadapinya, Indra berharap dapat segera kembali bekerja agar bisa memenuhi kebutuhan keluarganya.

"Harapan saya bisa mendapat bantuan, minimal untuk akses kredit motor agar bisa bekerja lagi untuk ibu dan anak saya," tuturnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.