TRIBUNNEWS.COM - Kejutan tersaji pada 8 besar alias perempat final Japan Open 2026 setelah tunggal putra Prancis, Christo Popov, berhasil menyingkirkan unggulan pertama sekaligus ranking satu dunia asal China, Shi Yu Qi, Jumat (17/7/2026).
Christo memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan juara bertahan tersebut melalui pertarungan tiga gim dengan skor 14-21, 21-10, 21-11 dalam waktu 63 menit di Tokyo Metropolitan Gymnasium.
Kemenangan itu sekaligus menjadi aksi balas dendam Christo setelah sebelumnya harus mengakui keunggulan Shi Yu Qi ketika keduanya bertemu pada ajang Thomas Cup 2026, Mei lalu.
Hasil tersebut juga mengembalikan kenangan manis Christo saat mampu mengalahkan Shi Yu Qi pada BWF World Tour Finals 2025.
Tersingkirnya Shi Yu Qi turut memperpanjang daftar unggulan pertama yang gagal bertahan di Japan Open 2026.
Sebelumnya, tunggal putri Korea Selatan An Se-young serta ganda putri China Liu Sheng Shu/Tan Ning lebih dahulu tersingkir dari persaingan setelah memutuskan mundur dari turnamen.
Alhasil, hanya sektor ganda putra dan ganda campuran yang masih memiliki unggulan pertama pada babak semifinal Japan Open 2026.
Kekalahan Shi Yu Qi terasa semakin mengejutkan karena pebulu tangkis China tersebut datang ke Tokyo dengan status juara bertahan sekaligus favorit juara lagi.
Berbeda dengan An Se-young serta Liu Sheng Shu/Tan Ning yang mundur karena diduga mengalami cedera, langkah Shi Yu Qi justru terhenti murni akibat kegagalan mengatasi permainan impresif Christo Popov.
Hasil itu membuat tiga juara bertahan dari sektor tunggal putri, ganda putri, dan tunggal putra sama-sama gagal mempertahankan gelarnya di Japan Open edisi tahun ini.
Christo pun berhasil memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengukir salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya dengan menumbangkan pemain terbaik dunia.
Keberhasilan itu juga menjadi modal berharga bagi wakil Prancis tersebut dalam upaya memburu gelar bergengsi di Negeri Sakura.
Baca juga: Hasil 8 Besar Japan Open 2026: Gagal Semifinal, Comeback Alwi Farhan yang Sia-sia
Shi Yu Qi sejatinya tampil dominan pada awal pertandingan dengan permainan agresif yang membuat Christo kesulitan mengembangkan ritme.
Serangan-serangan cepat wakil China itu berkali-kali memaksa Christo melakukan kesalahan sendiri hingga gim pertama berakhir dengan skor 21-14 untuk keunggulan Shi Yu Qi.
Memasuki gim kedua, situasi berubah drastis setelah Christo mulai menemukan pola permainan yang mampu meredam agresivitas lawannya.
Pebulu tangkis Prancis itu tampil jauh lebih sabar dalam membangun reli sekaligus efektif memanfaatkan setiap celah pertahanan Shi Yu Qi.
Momentum tersebut dimanfaatkan Christo untuk merebut gim kedua dengan skor telak 21-10 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Kepercayaan diri Christo semakin meningkat pada gim ketiga, sedangkan Shi Yu Qi justru terlihat kehilangan sentuhan terbaiknya.
Serangkaian kesalahan sendiri, termasuk beberapa pukulan yang menyangkut di net, membuat Shi Yu Qi kesulitan mengejar perolehan angka Christo.
Christo terus menjaga konsistensi permainannya hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-11 pada gim ketiga untuk memastikan langkah ke semifinal Japan Open 2026.
Kemenangan tersebut bukan hanya memastikan tiket ke empat besar, tetapi juga menjadi pembalasan sempurna Christo Popov atas kekalahan dari Shi Yu Qi di Thomas Cup 2026.
(Tribunnews.com/Niken)