Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Ketua Fraksi Demokrat DPRD Timor Tengah Selatan , Chandra F. Susanto mendorong pemerintah kabupaten serius menangani kelangkaan minyak tanah yang terjadi di Kota Soe dan sekitarnya.
Hal ini disampaikan Chandra untuk mencegah terjadinya penimbunan minyak tanah oleh 'pihak-pihak nakal', dan memastikan distribusi minyak tanah merata bagi masyarakat.
"Kita minta dinas terkait terus memantau distribusi minyak tanah di masyarakat, karena kondisi kelangkaan ini sangat menyulitkan masyarakat," ungkap Chandra, Kamis (16/7/2026).
Baca juga: BemNus NTT Nilai Kelangkaan Minyak Tanah di NTT Masalah Struktural
Ia juga menyampaikan untuk mencegah kelangkaan, Dinas perlu turun langsung ke lapangan untuk memantau disetiap pangkalan secara berkala.
"Beberapa langkah yang sudah ditempuh Dinas PPK UMKM kita apresiasi, dan dorong untuk terus melakukan pemantauan proses distribusi minyak tanah di setiap pangkalan untuk memastikan minyak tanah tepat sasaran dan adil di distribusikan ke masyarakat," ungkapnya.
Sebelumnya kondisi kelangkaan minyak tanah terjadi sejak akhir bulan Mei 2026. Kondisi ini menyulitkan masyarakat di Kota Soe dan sekitarnya.
Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi (PPK) dan UMKM telah melakukan pemanggilan kepada pihak agen, pemilik pangkalan hingga pihak pertamina kupang untuk memastikan hal tersebut pada pertemuan yang diadakan pada Senin (13/7/2026) lalu.
Sepuluh rekomendasi dihasilkan dan diupayakan untuk dapat menjadi solusi sementara, juga diharapkan menjadi pertimbangan untuk langkah konkret yang diambil. (any)