BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui kegiatan KAKAP MERAH (Kelas Asistensi dan Konsultasi Pelayanan Publik: Melayani dengan Ramah) bekerja sama dengan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi aparatur sekaligus mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan menghadirkan Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Chris Fither, sebagai narasumber. Sebelum penyampaian materi, seluruh peserta mengikuti pre-test guna mengukur pemahaman awal mengenai pelayanan publik dan standar pelayanan sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas layanan.
Dalam paparannya, Chris Fither menjelaskan berbagai aspek penting pelayanan publik, mulai dari hak dan kewajiban penyelenggara layanan, standar pelayanan, peran Ombudsman sebagai pengawas eksternal, hingga konsekuensi maladministrasi. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan 14 komponen standar pelayanan beserta maklumat pelayanan sebagai instrumen utama dalam membangun layanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pril Marori, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan merupakan komitmen yang harus diwujudkan melalui penguatan kompetensi aparatur dan penerapan standar pelayanan secara konsisten di seluruh satuan kerja.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada Ombudsman RI Perwakilan Bangka Belitung atas sinergi yang terjalin melalui kegiatan ini. KAKAP MERAH menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan publik yang ramah, profesional, akuntabel, dan sesuai standar sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Pril Marori.
Kegiatan yang dipandu Ketua Tim Kerja Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kanwil Kemenag Babel, Bambang Ari Satria, berlangsung interaktif dan diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, Kepala Urusan Tata Usaha, kepala madrasah, petugas PTSP, serta para Ketua Tim Kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Babel.
Melalui KAKAP MERAH, peserta diharapkan semakin memahami standar pelayanan publik, mekanisme penilaian Ombudsman, serta strategi pelaksanaan self-assessment sebagai upaya menghadirkan layanan Kementerian Agama yang semakin prima, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat. (*/E1)