Dalam kabar yang kurang menggembirakan menjelang final Piala Dunia, peringatan kesehatan telah dikeluarkan bagi warga New York menjelang laga final antara Spanyol dan Argentina pada hari Minggu ini.
Asap kebakaran hutan telah mempengaruhi kualitas udara di wilayah New York dan New Jersey, sehingga para pejabat setempat menyarankan masyarakat untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas di luar ruangan selama mungkin.
Menurut laporan dari BBC Sport, sejauh ini kondisi tersebut belum cukup parah untuk memengaruhi para pemain yang sedang berlatih menjelang final Piala Dunia.
Namun demikian, hal ini tetap bisa menjadi masalah serius pada hari pertandingan, karena belum diketahui dampak jangka panjangnya bagi para pemain dan suporter yang akan menghabiskan waktu lama di luar ruangan dalam kondisi udara yang tidak sehat.
Laporan BBC juga menjelaskan bahwa beberapa pertandingan lain telah berlangsung dalam periode ini, di mana kombinasi antara kualitas udara buruk dan suhu panas menjadi tantangan tersendiri.
Salah satunya adalah pertandingan National Women’s Soccer League (NWSL) antara Gotham FC dan Washington Spirit pada Rabu malam, di mana peraturan mengharuskan adanya dua jeda minum di setiap babak.
Pemain Washington Spirit, Trinity Rodman, menyoroti kondisi tersebut setelah pertandingan dan menyatakan bahwa seharusnya laga itu tidak dilanjutkan karena para pemain jelas terlihat terpengaruh.
“Bukan untuk mencari alasan, tapi saya rasa di kedua tim, semua pemain berpikir, ‘istirahat lagi, istirahat lagi, istirahat lagi’,” ujar Rodman.
Saat ini belum ada indikasi bahwa final Piala Dunia akan dibatalkan atau dijadwal ulang.
Argentina akan menghadapi Spanyol di New York pada hari Minggu, dan laporan BBC menyebutkan bahwa kualitas udara diperkirakan akan membaik pada akhir hari ini.
Satu-satunya perubahan yang diperkirakan terjadi adalah istirahat paruh waktu yang lebih panjang dari biasanya, yakni 25 menit, dibandingkan standar 15 menit.