Karhutla Masih Terjadi di Tiga Daerah Riau, Pemadaman Berlanjut hingga Hari Keempat
M Iqbal July 17, 2026 10:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Riau. Hingga Jumat (17/7/2026), tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman di tiga lokasi yang tersebar di Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, dan Rokan Hulu.


Koordinator Wilayah Manggala Agni Riau, Edwin Putra, mengatakan proses pemadaman terlama saat ini berada di Kepenghuluan Bagan Punak, Kabupaten Rokan Hilir, yang telah memasuki hari keempat.


Selain itu, tim juga masih berjibaku memadamkan api di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, yang telah berlangsung selama tiga hari. Sementara itu, operasi pemadaman di Desa Sontang, Kabupaten Rokan Hulu, kini memasuki hari kedua.


"Saat ini masih ada tiga lokasi yang menjadi fokus penanganan. Di Bagan Punak, Rokan Hilir, pemadaman sudah memasuki hari keempat. Kemudian di Pematang Pudu, Bengkalis, hari ketiga, dan di Desa Sontang, Rokan Hulu, memasuki hari kedua," kata Edwin Putra, Jum'at (17/7/2026).


Menurut Edwin, personel Manggala Agni bersama Satgas Karhutla terus bekerja di lapangan untuk melokalisasi api agar tidak meluas ke kawasan lain. Berbagai upaya dilakukan menyesuaikan kondisi medan dan cuaca di masing-masing lokasi.


"Kami terus berupaya melakukan pemadaman hingga api benar-benar padam. Tim di lapangan juga terus memantau perkembangan agar kebakaran tidak meluas," ujarnya.


Edwin mengungkapkan, kondisi cuaca di Riau saat ini mulai memasuki musim kemarau dengan intensitas hujan yang semakin berkurang. Kondisi tersebut membuat vegetasi dan lahan, terutama kawasan gambut, menjadi lebih mudah terbakar.


Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.


Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas.


"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca sudah mulai kering sehingga potensi kebakaran semakin tinggi. Pencegahan jauh lebih baik daripada melakukan pemadaman," tegasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.