BANGKAPOS.COM, BANGKA – Sopir truk Toyota Dyna mengangkut muatan 250 karung beras dengan total 12,5 ton yang mengalami kecelakaan di depan Masjid Al-Qodar, Desa Jelutung I, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, tertunduk dan menangis.
Mobil truk yang dibawanya tak kuat menaiki tanjakan di jalan tersebut, mundur dan terguling lalu menabrak pengendara motor hingga tewas.
Beras yang berada di bak truk yang dibawanya pun berhamburan keluar.
Ia menundukkan kepala sambil menangis dan memandangi kendaraannya yang masih berada di lokasi kejadian.
Dengan suara lirih dan tangan yang tampak gemetar, pria tersebut mengaku takut menghadapi proses hukum setelah kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor.
Baca juga: BREAKING NEWS: Tak Kuat Menanjak Truk Muatan Beras di Desa Julutung I Mundur Tabrak Pemotor
"Takut bang," ucapnya singkat kepada Bangkapos
Usai mengucapkan kalimat itu, ia kembali meringkuk di pinggir jalan sambil menunggu proses evakuasi kendaraan selesai.
Usai kecelakaan, proses evakuasi pun dilakukan. Warga sekitar pun ikut membantu memindahkan satu per satu karung beras ke truk lain agar kendaraan yang terlibat kecelakaan dapat dievakuasi dari lokasi.
Yanto, salah seorang warga yang ikut membantu memindahkan muatan, mengatakan beras tersebut berasal dari Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
"Muatannya sekitar 250 karung. Satu karung beratnya kurang lebih 50 kilogram, jadi totalnya sekitar 12,5 ton. Beras ini dibawa dari Desa Rias, Bangka Selatan," kata Yanto.
Korban terperosok ke selokan di pinggir jalan dan meninggal dunia sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Hingga pukul 17.00 WIB, Unit Laka Satlantas Polres Bangka Tengah masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. (Bangkapos.com/Erlangga).