Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana resmi membuka Bandar Lampung Expo 2026 di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (17/7/2026).
Baca juga: Nobar Final Piala Dunia di Tugu Adipura Bakal Banyak Doorprize dari Pemkot Bandar Lampung
Pembukaan expo menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana mengatakan, Bandar Lampung Expo bukan sekadar ajang pameran, tetapi menjadi etalase capaian pembangunan, potensi investasi, seni budaya, serta kreativitas masyarakat Kota Tapis Berseri.
Menurut Eva, usia ke-344 menjadi bukti perjalanan panjang sekaligus ketangguhan Kota Bandar Lampung yang dibangun melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
"Bandar Lampung dapat berdiri sekokoh ini dan berkembang seperti sekarang berkat kerja keras para pendahulu serta dukungan seluruh masyarakat. Terima kasih kepada seluruh warga Bandar Lampung yang terus mencintai dan membangun kota ini," kata Eva Dwiana, saat memberikan sambutan.
Pada kesempatan tersebut, Eva juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sejumlah program prioritas.
Di sektor pendidikan, Pemkot Bandar Lampung memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya.
Program Bina Lingkungan (Biling) terus diperluas agar masyarakat kurang mampu dapat mengenyam pendidikan gratis mulai jenjang SD hingga SMP.
Selain itu, pemerintah juga melanjutkan pemberian perlengkapan sekolah gratis berupa seragam, tas, dan buku bagi siswa yang membutuhkan, serta memberikan dukungan pendidikan bagi pelajar berprestasi untuk melanjutkan ke SMA, SMK hingga perguruan tinggi negeri.
Di bidang kesehatan, Eva menyebut masyarakat Bandar Lampung dapat memperoleh layanan berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP daerah di rumah sakit pemerintah maupun swasta yang bekerja sama.
"Kami juga mengaktifkan layanan jemput bola darurat di tingkat kelurahan agar warga yang membutuhkan pertolongan medis dapat ditangani dengan cepat tanpa hambatan administrasi," ujarnya.
Dalam sektor infrastruktur, Pemkot Bandar Lampung menargetkan seluruh jalan lingkungan, termasuk jalan gang, berada dalam kondisi baik.
Penanganan banjir juga menjadi salah satu prioritas melalui normalisasi sungai, pelebaran drainase, pembangunan sumur resapan, hingga tanggul di wilayah rawan genangan.
Sementara pada sektor ekonomi, Eva mengatakan pemerintah terus mendorong pertumbuhan UMKM melalui program pinjaman modal berbunga nol persen yang disubsidi pemerintah daerah bekerja sama dengan perbankan.
Pemkot juga akan memperkuat promosi produk unggulan daerah, seperti kain tapis Lampung dan produk kuliner lokal, melalui pameran, digitalisasi pemasaran, hingga kurasi produk agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Selain itu, pemerintah tetap melanjutkan pemberian insentif kepada tokoh lintas agama, seperti guru ngaji, marbot masjid, imam masjid, pendeta, suhu, biksu, serta tokoh agama lainnya.
Di bidang pelayanan publik, Eva menegaskan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di kecamatan dan kelurahan diwajibkan merespons aduan masyarakat maksimal dalam waktu 1x24 jam melalui program Wali Kota Menyapa dan sistem pengaduan berbasis digital.
Eva berharap Bandar Lampung Expo 2026 dapat menjadi momentum memperkenalkan potensi daerah sekaligus meningkatkan investasi dan perekonomian masyarakat.
"Bandar Lampung Expo 2026 merupakan etalase besar hasil kerja keras kita bersama. Di sinilah kita menunjukkan capaian pembangunan, potensi investasi, serta kreativitas para pelaku industri kreatif di Kota Bandar Lampung," tutupnya.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )