TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Wali Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut), Weny Gaib dan wakil Wali Kota Rendy Mangkat pastikan mendorong penuh perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Hal ini ditandai dengan peluncuran kawasan kuliner SANPALK (kawasan Paloko Kinalang) sebagai pusat wisata kuliner baru di Kota Kotamobagu beberapa waktu lalu.
Kawasan kuliner SANPALK yang terletak di halaman eks kantor Bupati Bolmong ini akan menjadi wajah baru perkembangan UMKM di Kota Kotamobagu.
Baca juga: Wujudkan Program ASRI, Wali Kota Kotamobagu Sulut Didampingi Rendy Mangkat Pimpin Jumat Bersih
Kawasan kuliner SANPALK ini dinilai bisa menghadirkan ruang publik yang tidak hanya estetis, tetapi juga produktif secara ekonomi.
SANPALK diproyeksikan menjadi ikon baru daerah sekaligus pusat aktivitas kuliner yang mampu menarik minat masyarakat dan wisatawan.
Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib menegaskan bahwa SANPALK bukan sekadar destinasi kuliner, melainkan representasi nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
”UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Mereka bukan hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi keluarga, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta menjadi motor pertumbuhan ekonomi lokal untuk itu wajib kita dukung,” ucapnya kepada Tribun Manado, Jumat (17/07/2026).
Weny berharap kehadiran SANPALK mampu memperkuat identitas Kotamobagu sebagai Kota Jasa dan Perdagangan yang terus berkembang.
Penataan kawasan yang rapi dan estetis menjadi bukti bahwa pembangunan kota dapat berjalan selaras dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemerintah juga menargetkan kawasan ini menjadi ruang publik yang hidup dan nyaman, dengan suasana yang bersih, tertib, aman, serta ramah bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin menikmati ragam kuliner lokal.
Namun, top eksekutif Kotamobagu ini mengingatkan bahwa keberlanjutan SANPALK tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada komitmen para pelaku UMKM.
“Jaga kualitas produk, kebersihan, ketertiban, serta terus berinovasi agar kawasan ini tetap menarik dan berkembang,” pesannya.
Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga menggunakan produk-produk lokal.
”Setiap rupiah yang kita belanjakan kepada pelaku UMKM merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (PIN)