Pemprov Lampung Apresiasi Bandar Lampung Expo 2026 sebagai Penggerak Ekonomi UMKM
Robertus Didik Budiawan Cahyono July 18, 2026 12:19 AM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dalam menyelenggarakan Bandar Lampung Expo sebagai ajang promosi pembangunan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.

Baca juga: Buka Bandar Lampung Expo 2026, Wali Kota Eva: Expo Jadi Etalase Capaian Pembangunan

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan dalam sambutannya mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzan Djausal dalam pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 di Graha Mandala Alam, Jumat (17/7/2026).

Marindo mengatakan, Bandar Lampung Expo kini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi telah berkembang menjadi ruang strategis yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat.

Menurutnya, interaksi tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pembangunan.

"Bandar Lampung Expo menjadi ruang promosi pembangunan yang mampu menghadirkan interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat, sehingga pelayanan publik semakin responsif," katanya.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan expo juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Bersama Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, kegiatan tersebut menjadi pusat promosi sekaligus transaksi berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta hasil karya masyarakat.

Berbagai produk kreatif binaan pemerintah ditampilkan sebagai bukti bahwa pelaku UMKM di Lampung terus berkembang dengan kualitas dan daya saing yang semakin meningkat.

Marindo mengungkapkan, pada pelaksanaan Bandar Lampung Expo 2025, nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 2,1 miliar atau melampaui target yang telah ditetapkan.

Capaian tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa expo telah menjadi instrumen efektif dalam memperluas akses pasar, meningkatkan transaksi usaha, membuka peluang kemitraan, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, ia meminta seluruh transaksi dan aktivitas ekonomi selama Bandar Lampung Expo 2026 didokumentasikan secara tertib, terukur, dan transparan agar dampak ekonominya dapat dievaluasi secara akurat.

Selain menjadi wadah promosi perdagangan, Bandar Lampung Expo juga dimanfaatkan sebagai etalase pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung.

Berbagai potensi daerah, mulai dari destinasi wisata, seni budaya, desa wisata, ekonomi kreatif hingga kuliner khas Lampung diperkenalkan kepada masyarakat dan calon investor melalui pameran serta pertunjukan yang digelar selama expo berlangsung.

Marindo menilai sektor perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan tiga sektor yang saling mendukung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menambahkan, posisi Bandar Lampung sebagai ibu kota Provinsi Lampung sangat strategis sebagai pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan investasi yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi bagi seluruh kabupaten/kota di Lampung.

Marindo berharap sinergi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung terus diperkuat melalui kolaborasi bersama dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas kreatif, akademisi, dan masyarakat.

"Kolaborasi menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Lampung yang maju, inklusif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.