BOLASPORT.COM - Klub milik Grup Djarum, Como 1907, memperkenalkan pemain baru yang direkrut dari FC Barcelona dengan pengalaman bermain di Indonesia.
Sosok tersebut ialah defender berusia 19 tahun, Andres Cuenca Cejudo, yang statusnya diresmikan pada Jumat (17/7/2026).
Bek tengah kidal jebolan La Masia ini dicomot Como dari Barcelona dengan harga ekonomis.
I Lariani hanya perlu merogoh kocek 500 ribu euro atau setara 10,2 miliar rupiah guna mengamankan jasanya.
Baru mengantar tim junior Spanyol juara Euro U-19 seminggu sebelumnya, Cuenca sepakat meneken kontrak hingga 2030.
Kedatangannya disambut antusias oleh pelatih Como, Cesc Fabregas, yang juga sesama alumni La Masia.
"Andres Cuenca adalah seorang bek muda dengan kemampuan teknis, energi, dan kekuatan yang luar biasa."
"Ia telah menempuh perjalanan penting melalui sistem akademi muda Blaugrana dan melakukan debutnya di tim utama dalam ajang Liga Champions."
"Sebagai bek modern, ia nyaman saat menguasai bola dan percaya diri ketika mengendalikan bola."
"Kami yakin ia dapat berkembang secara signifikan sebagai bagian dari proyek kami, dan kami sangat senang menyambutnya di Como," katanya, dikutip BolaSport.com dari laman resmi klub.
Cuenca menjalani debutnya di tim senior Barcelona dalam partai Liga Champions melawan Young Boys, 2 Oktober 2024.
Aksi kameo enam menit itu merupakan satu-satunya penampilan Cuenca di skuad utama. Ia tak pernah tampil di LaLiga.
Selebihnya, Cuenca berkecimpung di kasta bawah bersama tim Barca B dan dipinjamkan ke Sporting Gijon pada paruh kedua musim lalu.
Dalam hal usia, Cuenca sejatinya adalah rekan seangkatan Lamine Yamal, bintang muda Barcelona dan Timnas Spanyol yang bersiap tampil di final Piala Dunia 2026.
Namun, arah perjalanan karier mereka di klub berbeda sejak level junior.
Saat Yamal dipromosikan ke skuad utama Barca pada musim 2022-2023 oleh pelatih kala itu, Xavi, Cuenca masih membela tim U-19.
Adapun di level tim nasional, mereka pernah bermain bersama dalam enam pertandingan untuk Spanyol U-15 pada 2021-2022.
Jebolan Turnamen Indonesia
Fakta lainnya, Andres Cuenca juga pernah bermain di Indonesia bersama Timnas U-17 Spanyol.
Dia merupakan anggota skuad Matador Muda pada Piala Dunia U-17 2023 yang digelar di Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya.
Dalam turnamen itu, Cuenca mengemas empat penampilan. Ia turun dalam dua partai fase grup, babak 16 besar, dan perempat final.
Langkah Timnas U-17 Spanyol dihentikan Jerman melalui kekalahan 0-1 di fase delapan besar. Setelah itu Cuenca naik kelas menuju kategori U-16 hingga U-20.
Sang pemain antusias menyambut kepindahan ke klub peringkat empat Serie A musim lalu sebagai tahap baru dalam kariernya.
"Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari klub ini dan tidak sabar untuk memainkan pertandingan pertama dengan seragam ini."
"Kesan pertama saya sangat positif. Como adalah kota indah yang benar-benar meninggalkan kesan mendalam bagi saya."
"Semua orang di klub ini membuat saya merasa sangat disambut dengan hangat."
"Saya yakin kami akan menjalani musim yang fantastis dan saya akan memberikan yang terbaik setiap hari untuk membantu tim mencapai tujuannya," kata Cuenca.
I Lariani memang terus memperkuat kontingen jelang menghadapi musim bersejarah demi bersiap debut di Liga Champions.
Cuenca merupakan rekrutan anyar keempat yang didatangkan tim asal Lombardia di bursa transfer musim panas 2026.
Ia menyusul Kaiki, Mattia Liberali, dan Luis Milla Manzanares, putra dari eks pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Aspas.