Semua Remaja yang Pernah Tampil di Final Piala Dunia Saat Lamine Yamal Berupaya Menulis Sejarah Baru
Budi Santoso July 18, 2026 02:39 AM

Spanyol akan menghadapi Argentina di final Piala Dunia pada hari Minggu, dengan Lamine Yamal dan Pau Cubarsi berpeluang menjadi remaja terbaru yang tampil di laga paling bergengsi dalam sepak bola dunia.

Dua pemain muda Barcelona tersebut berharap dapat bergabung dengan daftar istimewa para pesepak bola yang sudah merasakan atmosfer final Piala Dunia sebelum berusia 20 tahun.

Berikut adalah para pemain lain yang pernah tampil di final Piala Dunia saat masih berstatus remaja…

Partisipasi Rubén Morán bersama Uruguay di Piala Dunia berlangsung singkat namun berkesan. Ia melakoni debut turnamen pada final tahun 1950 melawan Brasil. Dalam usia 19 tahun, Morán tampil percaya diri ketika Uruguay secara mengejutkan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan juara bertahan Brasil 2-1 di Stadion Maracana di hadapan 173.000 penonton, dalam pertandingan legendaris yang dikenal sebagai ‘Maracanazo’.

Salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa, Pelé, sudah menjadi bintang di Brasil dan mencuri perhatian pada edisi 1958 setelah mencetak gol ke gawang Wales di perempat final. Saat itu ia baru berusia 17 tahun. Pelé kemudian mencetak hat-trick ke gawang Prancis di semifinal untuk membawa Brasil ke final melawan tuan rumah Swedia. Di laga pamungkas tersebut, Pelé menjadi tokoh kunci dengan mencetak dua gol yang memastikan gelar juara dunia pertama bagi Brasil.

Dianggap sebagai salah satu bek terbaik Italia sepanjang masa, Giuseppe Bergomi memulai perempat final 1982 sebagai pemain pengganti melawan Brasil. Penampilannya yang solid membuatnya dipercaya tampil sebagai starter di semifinal melawan Polandia, di mana Italia menang 2-0. Pada usia 19 tahun, Bergomi mempertahankan tempatnya di susunan utama saat menghadapi Jerman Barat di final, dan Italia meraih kemenangan 3-1.

Pemain termuda terakhir yang masuk daftar ini adalah Kylian Mbappé. Piala Dunia 2018 di Rusia menjadi ajang terobosan bagi bintang muda Prancis tersebut. Ia membawa Les Bleus meraih gelar pertama mereka dalam 20 tahun. Penyerang Paris Saint-Germain itu memecahkan berbagai rekor, termasuk menjadi pencetak gol termuda Prancis dalam sejarah Piala Dunia setelah menjebol gawang Peru di fase grup. Mbappé mencetak empat gol sepanjang turnamen, termasuk satu gol di final saat Prancis menang 4-2 atas Kroasia, menjadikannya remaja kedua setelah Pelé yang mencetak gol di final Piala Dunia.

Ada empat pemain lain yang termasuk dalam skuad final Piala Dunia, semuanya dari Brasil, namun tidak tampil di lapangan. José Altafini berusia 19 tahun pada edisi 1958. Ia sempat mencetak dua gol melawan Austria sebelum mengalami cedera saat menghadapi Inggris. Ia kembali bermain di perempat final melawan Wales, tetapi kemudian digantikan untuk semifinal dan final karena saat itu tidak ada pergantian pemain yang diizinkan. Coutinho sebenarnya diproyeksikan menjadi starter pada edisi 1962, namun cedera sebelum turnamen membuatnya absen dari pertandingan, meski ia tetap bersama tim saat Brasil mempertahankan gelarnya.

Pada usia 19 tahun, Marco Antônio menjadi bagian dari skuad Brasil yang menjuarai edisi 1970. Ia tampil dalam dua pertandingan, tetapi tidak bermain di final ketika Brasil mengalahkan Italia 4-1 di Kota Meksiko. Ronaldo Nazário juga terpilih dalam skuad Piala Dunia 1994 pada usia 17 tahun, namun sang penyerang tidak tampil di turnamen tersebut saat Brasil meraih gelar juara dunia keempat mereka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.