Prancis Siap Menunjuk Zinedine Zidane Sebagai Pengganti Didier Deschamps
Budi Santoso July 18, 2026 07:23 AM

Prancis dikabarkan akan menunjuk Zinedine Zidane sebagai pelatih baru mereka setelah berakhirnya masa kepemimpinan sukses Didier Deschamps.

Federasi Sepak Bola Prancis diperkirakan akan secara resmi mengonfirmasi penunjukan Zidane bulan ini setelah seluruh persiapan transisi rampung jauh-jauh hari.

Pelatih berusia 54 tahun itu telah menyelesaikan susunan staf kepelatihannya dan diharapkan menandatangani dokumen resmi sebelum resmi memimpin tim nasional.

Zidane akan mewarisi salah satu skuad paling berbakat di dunia dan diprediksi akan memimpin Prancis dalam kampanye UEFA Nations League mendatang.

Deschamps akan memimpin pertandingan terakhirnya akhir pekan ini ketika Les Bleus menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 sebelum secara resmi menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Zidane.

Pelatih yang akan mundur itu meninggalkan warisan luar biasa setelah membawa Prancis meraih gelar juara Piala Dunia 2018, trofi UEFA Nations League 2021, serta mencapai final Piala Dunia 2022.

Namun, kegagalan Prancis untuk kembali mencapai final Piala Dunia membuat federasi memutuskan untuk melanjutkan rencana suksesi yang sejak lama berpusat pada Zidane.

Mantan kapten tim nasional Prancis itu telah lama dikaitkan dengan posisi tersebut sejak meninggalkan Real Madrid pada tahun 2021 dan kini siap untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah penantian panjang.

Zidane belum melatih lagi sejak menuntaskan masa keduanya di Santiago Bernabeu, namun rekornya menjadikannya salah satu pelatih terbaik dalam sepak bola modern.

Selama dua periode kepelatihannya, ia berhasil memenangkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun, dua trofi La Liga, dua Piala Super UEFA, dan dua Piala Dunia Antarklub FIFA, menegaskan statusnya sebagai salah satu manajer elit di dunia sepak bola.

Sebagai pemain, Zidane memiliki status legendaris dalam sepak bola Prancis setelah menginspirasi negaranya meraih gelar Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Penampilan gemilangnya dalam dua turnamen tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya, sekaligus memberinya penghargaan Ballon d’Or pada tahun 1998.

Perhatian kini tertuju pada bagaimana Zidane akan membentuk skuad yang diisi bintang-bintang mapan seperti Kylian Mbappe, Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, Ousmane Dembele, William Saliba, dan Michael Olise.

Banyak pihak memperkirakan Zidane akan menerapkan gaya permainan yang lebih terbuka dan berorientasi pada penguasaan bola setelah Prancis dikritik karena kurang kreatif saat menyerang di Piala Dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.