Mahasiswa Jayawijaya Galang Dana HUT ke-18 Asrama Lewat Jualan Pinang dan Kopi
Roifah Dzatu Azmah July 18, 2026 09:44 AM

Laporan jurnalis TribunPapuaBarat.com, Matius Pilamo Siep

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Asrama Mahasiswa Jayawijaya di Kota Studi Manokwari terus melakukan berbagai upaya untuk mengumpulkan dana menjelang pelaksanaan syukuran yang dijadwalkan pada 25 Juli 2026.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar penjualan pinang, jagung rebus, dan kopi panas di kawasan Amban, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (17/7/2026) malam.

Pantauan TribunPapuaBarat.com di lokasi, para panitia yang dipimpin ketua panitia HUT, Ronal Kossay, tampak antusias melayani pembeli.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat: APBD Tak Mampu Penuhi Permintaan PAL-KOAP Rp100 Miliar

Sebagian panitia bertugas melayani pelanggan, sementara lainnya menawarkan dagangan kepada masyarakat yang melintas sembari cerita dan tawa.

Suasana kebersamaan dan kekompakan terlihat mewarnai kegiatan tersebut.

Para mahasiswa saling bekerja sama demi menyukseskan perayaan HUT ke-18 Asrama Mahasiswa Jayawijaya.

Ketua Panitia HUT, Ronal Kossay, mengatakan penjualan pinang, jagung rebus, dan kopi panas merupakan bagian dari rangkaian penggalangan dana yang telah dilakukan panitia.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan penggalangan dana kelima sejak panitia dibentuk.

"Ini merupakan kegiatan penggalangan dana yang kelima. Sebelumnya kami menjual pinang, melakukan pembersihan jalan di Wosi, membersihkan kebun di Polda Papua Barat, menjual anggur kupu di asrama, dan hari ini kembali menjual pinang, jagung rebus, serta kopi panas," kata Ronal.

Baca juga: Kaimana Gelar Festival Pala Pertama, DKPP Ajak Masyarakat Tampilkan Kreasi Terbaik

Menurutnya, panitia masih akan menggelar kegiatan penggalangan dana lainnya sebelum puncak perayaan HUT.

Salah satunya dengan menyediakan nasi bambu yang akan dijual kepada masyarakat.

"Harga nasi bambu nanti bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung isi nasi bambunya," ujarnya.

Ronal berharap sebelum hari pelaksanaan HUT, panitia masih mendapatkan pekerjaan fisik maupun dukungan dari berbagai pihak sehingga kebutuhan anggaran dapat terpenuhi.

"Kami berharap masih ada pekerjaan yang bisa kami kerjakan agar dana yang terkumpul cukup untuk menyukseskan perayaan HUT ke-18 Asrama Mahasiswa Jayawijaya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Jayawijaya di Manokwari, Moses Meage, mengatakan kegiatan penggalangan dana seperti ini sudah menjadi tradisi mahasiswa setiap kali akan melaksanakan kegiatan besar.

"Ini salah satu dari sejumlah kegiatan penggalangan dana yang dilakukan untuk menyukseskan kegiatan HUT asrama," katanya.

Menurut Moses, selain membantu memenuhi kebutuhan anggaran, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarmahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya yang sedang menempuh pendidikan di Manokwari.

"Kegiatan seperti ini mengajarkan kami untuk saling membantu, bekerja sama, dan menjaga kebersamaan dalam menyukseskan setiap kegiatan asrama," tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.