TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menaruh perhatian terhadap fenomena Liga Aspal yang belakangan ramai dimainkan anak-anak di kawasan Menteng Jaya, Jakarta Pusat.
Menurut Pramono, antusiasme anak-anak bermain sepak bola di jalan menunjukkan tingginya minat berolahraga, meski fasilitas yang tersedia masih terbatas.
Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menambah fasilitas olahraga agar anak-anak memiliki tempat bermain yang lebih layak dan aman.
“Terus terang, saya ngikutin Liga Aspal. Karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu,” ucapnya dikutip Sabtu (18/7/2026).
Pramono mengakui jalan beraspal bukan tempat yang ideal untuk bermain sepak bola.
Namun, kondisi tersebut terjadi karena masih terbatasnya ruang olahraga di Jakarta.
Ia mengatakan, tingginya jumlah penduduk membuat kebutuhan terhadap lapangan dan ruang publik olahraga juga terus meningkat.
“Walaupun tentunya, yang namanya aspal itu bukan tempat untuk bermain sepak bola. Tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta, dengan jumlah penduduk yang sebegini banyak, 11 juta orang,” ujarnya.
Menurutbya, lokasi yang digunakan anak-anak untuk Liga Aspal bahkan merupakan kawasan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Sebagai solusi jangka panjang, Pramono memastikan Pemprov DKI akan terus membangun dan menghidupkan kembali berbagai fasilitas olahraga di Jakarta.
Langkah itu dilakukan agar anak-anak memiliki ruang yang memadai untuk menyalurkan hobi sekaligus mengembangkan bakat di bidang olahraga.
“Sehingga dengan demikian, Pemerintah DKI Jakarta tetap berpikir untuk menyediakan fasilitas olahraga bagi anak-anak.
Walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kita bangunkan kembali,” kata Pramono.
Ia berharap semakin banyak ruang olahraga yang tersedia dapat mengurangi ketergantungan anak-anak bermain di jalan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi mereka.