Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON - Tim Perempuan Peduli Leuser melakukan kunjungan kerja ke Kampung Keramat Mupakat, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Jumat (17/7/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung program pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat yang berbasis partisipasi warga.
Kedatangan rombongan disambut oleh Reje (Kepala) Kampung Keramat Mupakat Iman Ahmadi bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat melalui prosesi adat Gayo.
Fokus peninjauan diarahkan pada kawasan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) kampung yang telah dialihfungsikan menjadi Zona Hijau dan sentra ketahanan pangan.
Kawasan ini dikelola secara kolaboratif oleh pemerintah kampung bersama kader TP PKK untuk menghadapi dampak perubahan iklim.
Baca juga: Wujudkan RSUD Datu Beru Senyaman Hotel Pemkab Aceh Tengah Siapkan Master Plan
Reje Kampung Keramat Mupakat Iman Ahmadi mengatakan, kunjungan ini diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama dalam mendukung pelestarian lingkungan di tingkat lokal.
"Kami berharap kolaborasi dengan Perempuan Peduli Leuser dapat memperkuat langkah Kampung Keramat Mupakat menuju Kampung Program Kampung Iklim (ProKlim) berprestasi hingga tingkat internasional," ujar Iman, Jumat.
Iman menambahkan, pihak kampung juga mendorong agar ekosistem Danau Lut Tawar yang berada di wilayah mereka dapat diintegrasikan ke dalam pengembangan Geopark Aceh Tengah.
Sementara itu, Ayu Ulya S.Pd.I, S.Si Koordinator Perempuan Peduli Leuser mengapresiasi kebersihan lingkungan serta kekompakan antara aparatur kampung, kader PKK, dan warga dalam mengelola kawasan hijau.
Selain potensi lingkungan, mereka menilai panorama Danau Lut Tawar di kawasan tersebut memiliki nilai keunggulan sebagai destinasi wisata alam yang berkelanjutan.
Kampung Keramat Mupakat saat ini terus dikembangkan menjadi desa yang tangguh iklim melalui sinergi pemanfaatan potensi alam untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.(*)