Bahu Jalan Sepanjang 30 KM Menuju IKN Disisir, Dibersikan dari Rumput Liar dan Sisa Material 
Adhinata Kusuma July 18, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNKALTARA.COM - Bahu jalan sepanjang 30 meter menuju kawasan Ibukota Nusantara (IKN) di Kabuaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Tiur, dibersihkan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur atau BBPJN Kaltim. 

Pembersihan dari arah Simpang Petung hingga Simpang Riko, Kecamatan Penajam.

Sasarannya adalah bahu jalan yang tertutup tanah urukan, rumput liar, maupun sisa material.  

Sisa-sisa material ini seringkali menjadi pemicu utama penyumbatan aliran air saat hujan turun deras. 

Baca juga: Basuki Beber Kemajuan Pembangunan IKN, Ada Rusun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Jika dibiarkan, air akan meluap ke badan jalan dan merusak struktur aspal.

Sebagai informasi, dari Simpang Riko menuju IKN masih hars menempuh jarak sekitar 20-an kilomater. 

Jalan Nasional 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 BBPJN Kaltim, Taufiq Ramadhan, menjelaskan bahwa pihaknya gencar melakukan pembersihan serta penataan (grading) bahu jalan nasional di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pembersihan bahu jalan sepanjang puluhan kilometer ini krusial untuk menjaga umur teknis jalan nasional tersebut.

"Kami melakukan grading atau pembersihan bahu jalan sepanjang kurang lebih 30 kilometer di ruas Simpang Petung sampai Simpang Riko ini utamanya untuk menghindari adanya genangan air di pinggir jalan saat hujan deras," ujar Taufiq Ramadhan seperti dikutip dari Tribunkaltim.co, Jum’at (17/7/2026).

Menurut Taufiq, genangan air yang tertahan di bahu jalan lambat laun akan merembes ke bawah permukaan aspal, memicu terjadinya retakan hingga lubang jalan (potholes).

"Genangan air juga mempengaruhi aspal, dengan grading ini, aliran air langsung turun ke saluran drainase. Hal ini sangat penting karena genangan air yang dibiarkan terus-menerus di tepi jalan juga bisa mempengaruhi umur aspal secara signifikan," tambahnya.

Selain untuk memperpanjang daya tahan jalan, faktor keselamatan pengendara (safety) menjadi prioritas utama BBPJN Kaltim dalam pemeliharaan rutin ini.

Bahu jalan yang bersih dan rata memberikan ruang darurat yang cukup bagi kendaraan yang sewaktu-waktu mengalami masalah teknis di tengah perjalanan.

Proses pembersihan di ruas jalan nasional Penajam Paser Utara tersebut masih terus berjalan secara bertahap di lapangan dengan mengerahkan alat berat dan personel pemeliharaan rutin.

Para pengguna jalan juga dihimbau untuk tetap berhati-hati dan menurunkan kecepatan saat melintasi titik-titik pengerjaan demi keselamatan bersama.

"Dengan kondisi bahu jalan yang bersih dan rata, kita juga berupaya menghindari potensi terjadinya kecelakaan, terutama bagi kendaraan yang terpaksa harus menepi dalam kondisi darurat di pinggir jalan," pungkas Taufiq. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.