Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Cuaca di wilayah Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, pada Sabtu (18/7/2026) diperkirakan didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal sejak pagi hingga malam hari.
Meski tidak ada potensi hujan signifikan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar mewaspadai tinggi gelombang di perairan Barat dan Selatan Aceh yang diperkirakan mencapai 2,5 meter.
Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Cut Nyak Dhien Nagan Raya, cuaca pada pagi hari, pukul 07.00–13.00 WIB, diperkirakan berawan.
Baca juga: Tujuh Kecamatan di Abdya Hujan Ringan, Blangpidie Potensi Petir
Memasuki siang hingga sore, pukul 13.00–19.00 WIB, kondisi cuaca berubah menjadi berawan tebal dan diperkirakan berlanjut hingga malam hari, sekitar pukul 19.00–01.00 WIB.
Selanjutnya, pada dini hari hingga menjelang pagi, pukul 01.00–07.00 WIB, cuaca diprediksi kembali berawan.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Gien Taufiqurrohman, mengatakan suhu udara di Meulaboh berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembapan udara 70–98 persen.
Kecepatan angin maksimum diperkirakan mencapai 25 kilometer per jam yang bertiup dari arah barat. Sementara pada lapisan udara bawah hingga ketinggian 3.000 kaki, angin didominasi dari arah barat daya dengan kecepatan 5–20 kilometer per jam.
BMKG kembali mengingatkan masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna kapal untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca serta tinggi gelombang sebelum beraktivitas di laut. Di perairan Barat dan Selatan Aceh, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 1,25–2,5 meter sehingga perlu diwaspadai, terutama oleh kapal-kapal berukuran kecil.