Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Sebanyak 50 siswa baru SDN Inpres Lolu, Kabupaten Sigi, mengikuti hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh antusias, Jumat (17/7/2026).
Selama lima hari pelaksanaan MPLS, para peserta didik dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, tata tertib, serta berbagai kegiatan yang bertujuan membantu mereka beradaptasi sebelum memasuki proses belajar mengajar.
Kepala SDN Inpres Lolu, Kalsum Suralele mengatakan seluruh rangkaian MPLS berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
“Sebanyak 50 siswa baru telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS. Sebenarnya kami mendapat alokasi tiga rombongan belajar (rombel) dari Dinas Pendidikan dengan kuota 72 siswa, namun jumlah pendaftar tahun ini sebanyak 50 siswa,” ujarnya.
Baca juga: Pemprov Sulteng Masukkan Jaminan Kelistrikan dalam RPJMD, Targetkan Desa Terpencil Menyala
Menurut Kalsum, MPLS bukan hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter peserta didik sejak dini.
Ia menegaskan, pihak sekolah akan terus membimbing siswa agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mampu membaca, menulis, dan mengikuti pembelajaran dengan baik, tetapi juga memiliki karakter yang jujur, disiplin, mampu bergaul, serta bekerja sama dengan teman-temannya,” katanya.
Pada hari terakhir MPLS, suasana kebersamaan terlihat saat seluruh guru, siswa baru, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tadulako (Untad) yang bertugas di Desa Lolu mengikuti prosesi pelepasan balon.
Baca juga: RIOT Palu, Komunitas Runner Bawa Nama Sulteng di Tingkat Nasional dan Mancanegara
Pelepasan balon menjadi simbol berakhirnya rangkaian MPLS sekaligus menandai dimulainya perjalanan para peserta didik baru menempuh pendidikan di SDN Inpres Lolu.
Dengan berakhirnya MPLS, para siswa diharapkan telah lebih mengenal lingkungan sekolah dan siap mengikuti kegiatan belajar mengajar secara aktif pada tahun ajaran baru.(*)